Beranda Metropolis Setiap Jalan bakal Punya Trek Lari

Setiap Jalan bakal Punya Trek Lari

BOGOR–Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto,setahun terakhir rajin mengikuti sejumlah race di tanah air.
Berbagai event lari juga digelar di Bogor. Fasilitas baru bagi runners pun disiapkan. Semua dilakukan
karena Bima ingin menjadikan Bogor The City of Runners.

Dia mengungkapkan akan menyediakan fasilitas pedestrian yang lega di seluruh jalanan Kota Hujan. Di
tahun 2017, telah diprogramkan untuk pembangunan jalur pejalan kaki di sepanjang Jalan Otista hingga
Pasar Bogor.

“Tahun ini (2017, red) memang sudah rencana dibangun di seberang pedestrian yang sekarang. Ini
merupakan fasilitas untuk para pejalan kaki maupun berolahraga. Nah, tahun 2018 dilanjutkan
pembangunan pedestrian di sepanjang Jalan Suryakancana,” ungkapnya.

universitas ibn khaldun uika bogor

Tak hanya dua jalan, ia juga akan membangun pedestrian di sepanjang Jalan Achmad Yani. Pihaknya kini
tengah mempersiapkan anggarannya. Jika pun tidak terealisasi di tahun 2018, nantinya akan dibangun dua
tahun kemudian.

“Kita meminta bantuan provinsi (banprov) untuk perbaikan GOR Pajajaran. Kita ingin menata Kota
Bogor, terutama untuk perbaikan lapangan bola dan jogging track di GOR Pajajaran,” tambahnya. Selain
itu, ada juga perbaikan jogging track di lapangan Sempur yang dirasa belum nyaman bagi pelari. ”Lintasan
lari di Taman Sempur tahun depan sudah bisa diganti sintetis,” tukasnya.

Sementara itu, Vice President Corporate Communication Bank Mandiri, Maristella Tri Haryanti
mengatakan, sebagai bank milik negara pihaknya ingin fokus terhadap perkembangan olahraga lari. Salah
satunya dengan mengadakan event Mandiri Bogor Sundown Marathon, kemarin.

Ia menjelaskan, selain membangun brand awareness, pihaknya juga ingin, dengan kegiatan ini bisa
menghasilkan atlet-atlet lari sehingga nantinya bisa bersaing di kejuaraan internasional. Dalam kesempatan
yang sama, ia juga menjelaskan beberapa rules dan fasilitas yang diberikan panitia di track pelari. “Kami
menyediakan 17 titik water station, masing-masing di jarak 20K pertama, selanjutnya 2,5K. Juga ada
tenaga medis 12 mobil ambulans, serta 599 marshal yang juga dari kalangan mahasiswa,” ujarnya.

Nah, sedikit mengulas mengenai manfaat lari malam. Bagi orang yang supersibuk, malam hari bisa jadi
satusatunya waktu luang untuk berolahraga. Lari malam saat ini sedang ngehits untuk dilakukan setelah
pulang beraktivitas. Selain tidak mengganggu aktivitas pagi hari seperti sekolah, bekerja dan sebagainya,
lari malam ternyata dapat membantu meningkatkan sistem imunitas agar daya tahan tubuh tetap prima.
(wil/ran/c)