Beranda Metropolis Kelingking Putus Dibacok Begal

Kelingking Putus Dibacok Begal

BOGOR–Aksi penjahat jalanan atau begal kembali memakan korban. Kali ini menimpa Taufik Atmadiwirya (28), warga RT 05/11, Bukit Cimanggu City (BCC), Kecamatan Tanahsareal, Kota Bogor. Dia menjadi korban keberingasan pelaku saat melintas di kawasan BCC, dini hari kemarin (5/7). Jari kelingking kirinya pun putus, lantaran dibacok pelaku saat melakukan perlawanan.

Kejadian nahas itu terjadi sekitar pukul 05.15 WIB. Ketika itu, Taufik dalam perjalanan pulang setelah mengantar kakak iparnya yang bernama Yudhie Dwi Kristianto. Ketika sudah dekat rumahnya yang beralamat di RT 05/11, tibatiba, Taufik yang mengendarai sepeda motor jenis Kawasaki Ninja 250 merah itu, dipepet dua orang tak dikenal yang menggunakan sepeda motor jenis Vario putih.

Merasa terancam karena motornya hendak dirampas, saat itu Taufik langsung berteriak maling. Bukannya kabur, pelaku justru langsung menghajar Taufik bertubi­tubi dengan senjata tajam. “Pakai senjata tajam gitu, tapi tidak kelihatan karena memang gelap,” ujar Dedi (33), saksi mata yang saat itu baru saja pulang dari masjid. Ketika warga mulai berdatangan, kedua pelaku begal langsung kabur menggunakan motornya. Tak lama kemudian, warga lainnya, Rachmat Marpaung berinisiatif melaporkan aksi tersebut ke kantor Polsek Tanahsareal.

universitas nusa bangsa bogor

Sementara itu, Kapolsek Tanahsareal Polresta Bogor Kota, Kompol Muiz Efendi membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya sudah menerjunkan anggotanya untuk mendatangi TKP saat mendapat laporan dari warga. Setelah tiba di TKP, anggotanya membawa korban ke RS Islam Bogor di Budi Agung, guna menerima penanganan. “Selain jari kelingking kiri korban putus, jari manis, jari tengah dan jari telunjuk juga mengalami luka akibat senjata tajam dan harus segera dioperasi. Untuk itu, korban dirujuk ke RS PMI Kota Bogor,” paparnya

Dari RS Islam Bogor, korban yang nyaris kehabisan darah itu segera dilarikan ke RS PMI menggunakan mobil patroli. “Untuk sementara, korban ataupun keluarganya belum membuat laporan karena masih fokus menyelamatkan nyawa korban yang banyak kehabisan darah,” tandasnya.(rp1/c)