Beranda Bogor Raya Dua Hari tak Ada Samsat Keliling

Dua Hari tak Ada Samsat Keliling

RAMAI: Wajib pajak mengantre di mobil Samsat Keliling yang disiagakan di kantor
induk Cibinong, kemarin.

CIBINONG–Mobil layanan Samsat Keliling (Samling) belum bisa beroperasi seperti biasanya. Sejak Senin hingga Selasa (3-4/7), mobil Samling akan ditempatkan di kantor induk.

Hal tersebut diungkapkan Kasi Penerimaan dan Penagihan pada Samsat Kabupaten Bogor, Yuyun Yuliana. Menurutnya, hal tersebut sebagai antisipasi membeludaknya antrean di Samsat induk.

Sehingga, jadwal mobil Samling dibatalkan di kecamatan yang sudah terjadwal. Lebih lanjut ia mengatakan, wajib pajak yang sudah datang dari jauh pun akan bisa terlayani.

universitas pakuan unpak

“Kami juga sudah menginfor- masikan rekan di wilayah bahwa mobil Samling dioperasikan kembali hari Rabu (5/7),” ujarnya kepada Radar Bogor.

Membeludaknya wajib pajak, sambung dia, karena biasanya pada hari pertama setelah libur panjang pasti wajib pajak berbondong-bondong untuk menyelesaikan pajak yang jatuh temponya saat libur dan cuti bersama kemarin.

Sekaligus, mereka menghindari denda sehingga bagaimanapun pasti harus diselesaikan secepatnya. “Untuk dendanya 2 persen. Untuk itu, kami berupaya memberikan kenyaman sehingga antrean tidak panjang. Bisa di Samling untuk yang tahunan. Namun, untuk yang lima tahunan tetap harus di induk,” tuturnya.

Ia menambahkan, sudah ada instruksi dari pusat untuk seluruh Samsat khususnya di Jawa Barat agar mengantisipasi membeludaknya wajib pajak dengan memberikan pelayanan tambahan.

Yuyun menambahkan, H-1 berakhirnya libur panjang, pihaknya telah melakukan penge cekan dan mempersiapkan perang kat untuk digunakan kemarin.

Tidak hanya di Samsat induk, di outlet-outlet pun melakukan hal demikian. Dikhawatirkan, akibat libur panjang ada perangkat yang rusak, misal tikus memutus kabel komputer atau yang lainya.

Sehingga, jika satu perangkat terganggu akan memengaruhi yang lainnya. Bisa jadi, para wajib pajak tidak dapat terlayani karena kesalahan teknis tersebut.

“Itu sudah tugas kami karena di dinas pelayanan. Sehingga jangan sampai mengecewakan masyarakat. Sebab, masyarakat sudah berbondong-bondong melakukan kewajibannya, masak tidak mempersiapkannya dengan baik,” pungkasnya.(rp2/c)