Beranda Metropolis Bertahap Ganti Angkot dengan Angkot AC

Bertahap Ganti Angkot dengan Angkot AC

BAKAL DIGANTI: Angkot di Kota Bogor secara bertahap akan difasilitasi dengan pendingin udara. Rencananya, ada 10 angkot yang akan mendapat fasilitas AC dari pemkot.

BOgOr– Kota seribu angkot yang melekat terhadap Kota Bogor selama ini membuat kota ini semrawut. Keberadaan angkot yang suka ngetem sembarangan menimbulkan kemacetan lalu lintas. Mengatasi kondisi seperti itu, Pemkot Bogor akan mengoperasikan angkot ber- AC (pendingin udara).

Pengoperasian angkot berpendingin udara ini merupakan implementasi dari Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 29 Tahun 2015 tentang Standar Pelayanan Minimal Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum dalam Trayek. Untuk tahap awal, pemkot akan mengoperasikan 10 angkot AC.

Angkot AC ini merupakan bantuan atas kerja sama Kementerian Perhubungan dengan perusahaan angkutan umum online. Bantuan ini merupakan kolaborasi antara pemerintah dan swasta melalui Program Kementerian Perhubu- ngan 2018, yakni “Menyongsong Angkutan Umum Yang Dilengkapi Dengan Pendingin Udara”. Wali Kota Bima Arya mengatakan, dengan bantuan tersebut diharapkan masyarakat Kota Bogor lebih memilih menggunakan transportasi umum dibanding kendaraan pribadi. Sehingga nantinya jalanan akan lebih lengang. Dia juga berharap agar bantuan AC untuk angkot ini dapat ditambah secara bertahap. Mengingat, ada 3.412 angkot di Kota Bogor yang telah diberikan izin. “Kalau bisa AC ditambah lagi 500–1.000. Diharapkan pengemudi angkot bisa lebih tertib,” ungkapnya.

universitas ibn khaldun bogor uika

Untuk Kota Bogor, sambung Bima, angkot yang akan dipasang AC terlebih dahulu diseleksi kembali sesuai dengan usia angkot, pernak-pernik angkot, dan berbagai aspek lainnya. Sehingga, masyarakat merasa nyaman menggunakan angkot. “Kalau mereka nyaman, kan tidak perlu menggunakan kendaraan pribadinya lagi,” terangnya.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor Rakhmawati menjelaskan, pihaknya akan membahas untuk tarif angkot AC. Sebab, menurutnya, harus ada perbedaan biaya antara angkot biasa dan ber-AC. “Nanti kami akan bahas dulu dengan Organda terkait tarifnya, karena kami juga belum memilih angkot mana yang akan dipasang AC,” paparnya.
Menurutnya, Dishub juga akan memilih angkot yang masih baru. Sehingga angkot akan kuat jika dipasang AC. Pasalnya, masih banyak angkot di Kota Bogor yang kekuatannya 1.000 CC. “Kalau angkot yang lama tidak bisa dipasang karena harus ada peremajaan terlebih dahulu,” tandasnya.(wil/c)