Beranda Olahraga All Sport Paceklik Panjang Tunggal Putra

Paceklik Panjang Tunggal Putra

PUASA GELAR: Jonatan Christie ketika mengikuti salah satu pertandingan.

JAKARTA–Performa tim tunggal putra pelatnas Indonesa di Cipayung sepanjang 2017 ini belum menghasilkan gelar. Trio tunggal putra muda pelatnas, Jonatan Christie, Anthony Sinisuka Ginting, dan Ihsan Maulana Mustofa belum membuktikan pencapaian terbaik.

Paceklik gelar yang mereka rasakan hingga akhir Juni 2017 diharapkan terhenti saat tampil di Selandia Baru Grand Prix Gold awal Agustus 2017 mendatang. Tanda- tanda tersebut sebenarnya sudah terlihat. Terakhir yakni diperlihatkan Jonatan kala menembus final Thailand Open GPG 2017 awal Juni lalu.

Namun, Jonatan harus terhenti di tangan wakil India, Sai Praneeth 21-17, 18-21, 19-21. Hal yang sama juga diperlihatkan Anthony, tahun ini, dia bisa menembus empat semifinal turnamen selevel Grand prix dan super series. Namun, rupanya konsistensi masih menjadi kendala besar yang harus mereka selesaikan.

universitas pakuan unpak

Sedangkan performa Ihsan terus menunrun sejak menembus semifinal Indonesia Open SSP 2016 silam. Di luar pelatnas, masih ada Tommy Sugiarto yang masih menyelamatkan muka tunggal putra Indonesia. Gelar di Thailand Masters GPG 2017 menjadi satu-satunya prestasi tunggal putra Indonesia. Hendry Saputra mengaku timnya butuh waktu untuk membuat para pebulu tangkis pelatnas lebih konsisten. “Kembali masalah mindset, mereka harus bisa memecahkan masalah itu, khusus Ihsan, saya terus diskusi sama dia,” katanya.

Sedangkan buat Anthony, tantangan dia bakal lebih berat. Sebab, dia menjadi satu di antara dua wakil Indonesia di Kejuaraan Dunia 2017 di Glasgow, Skotlandia Agustus mendatang. “Kejuraan Dunia gak gampang, yang terbaik main di situ, Ginting (Anthony, red) harus lebih siap,” beber Hendry.

Sementara itu, Kabidbinpres Susy Susanti menegaskan untuk tunggal putra, dia berharap agar para pemain membuktikan diri. “Seharusnya mereka bisa pecah gelar di level grand prix, kalau di sana gak bisa dapat, gimana mau bicara di super series,” ujarnya.

Terlebih Jojo ataupun Anthony sebelumnya sudah bisa menembus semifinal bahkan babak final. “Ini proses menuju kematangan bermain buat mereka,” sambungnya.(nap)