Beranda Berita Utama Pemudik dan Pelacong Serbu Puncak

Pemudik dan Pelacong Serbu Puncak

MENGULAR: Kemacetan tampak mengular di kawasan Tol Jagorawi hingga beberapa kilometer dari exit Tol Gadog, Kabupaten Bogor, kemarin (30/6). DON/RADAR BOGOR

BOGOR–Hingga H+5 Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriah kemarin, arus lalu lintas di jalur Bogor-Puncak-Cianjur (Bopunjur) terus mengalami peningkatan volume kendaraan. Mereka yang hendak berwisata bercampur dengan para kendaraan pemudik di arus balik.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Bogor, AKP Hasby Ristama mengatakan, kepolisian masih memberlakukan sistem one way hingga H+7 besok. Satu jalur di arah Jakarta menuju Puncak, dibuka mulai pukul 07.30 WIB. Sementara titik pending kendaraan arah Jakarta berada di kawasan Puncak Pas, Rumah Makan Rindu Alam. “Kami buka bagi yang hendak berwisata sampai pukul 11.00 WIB siang,” ujarnya kepada Radar Bogor kemarin (30/6). Kendati demikian, lanjut Hasby, jika ada volume kendaraan melonjak dari gerbang Tol Ciawi, maka waktu pembukaan akan ditambah.

Sebaliknya, jika volume kendaraan sedikit dan cenderung menurun, maka penerapan one way bisa lebih cepat yakni per tiga jam. One way sengaja diterapkan untuk membuka jalan, tergantung dari kepadatan kendaraan di masing-masing jalur. “Selama satu jam akan terbuka,” terangnya.

universitas nusa bangsa unb

Pantauan Radar Bogor sepanjang hari kemarin, sejak pukul 05.00 WIB, antrean kendaraan tampak sudah memadati gerbang Tol Ciawi. Sementara dari arah Ciawi di jalur bawah, kemacetan mengular sepanjang tiga kilometer mulai dari Pasirmuncang Ciawi. “Antrean di dalam tol sepanjang dua kilometer,” imbuh Hasby.

Dia menjelaskan, kepadatan arus lalu lintas akibat beberapa faktor. Di antaranya, penyempitan jalur (bottleneck) di simpang Pasirmuncang, dan penyempitan di Jembatan Gadog. Kemudian beberapa titik simpang yang padat keluar masuk kendaraan yakni simpang Pasirangin.

“Lalu simpang Megamendung, Taman Wisata Matahari, Pasar Cisarua, simpang Taman Safari, dan simpang Ciburial. Jumlah wisatawan juga meningkat,” jelasnya.
Hasby mengimbau agar pengendara tidak saling mendahului. Hal itu malah akan menimbulkan kemacetan karena saling serobot jalur dan lawan arah. Selain itu, ia meminta pengguna jalan tertib dalam berlalu lintas.

“Jangan berhenti sembarangan. Utamakan keselamatan hindari kebut-kebutan di jalur puncak. Jika ingin mengetahui situasi jalur puncak bisa melihat melalui media sosial TMC Polres Bogor (Instagram dan Twitter),” imbaunya.(don/c)