Beranda Metropolis PDAM Tirta Pakuan Gandeng UIKA Survei Kepuasan Pelanggan

PDAM Tirta Pakuan Gandeng UIKA Survei Kepuasan Pelanggan

PAPARKAN HASIL SURVEI: Tim Peneliti UIKA Bogor menjelaskan hasil temuan tim dalam survei pelanggan PDAM (Kelik/Radar Bogor)

BOGOR –Sebagai parameter evaluasi, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Pakuan melakukan survei kepuasan pelanggan. Survei yang dilaksanakan selama 90 hari itu, menggandeng Universitas Ibn Khaldun (UIKA) sebagai tim peneliti.

Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Uika Bogor, Rahmat Rosyadi mengatakan, ada dua kategori yang menjadi bahan penilaian, yakni dimensi produk dan jasa pelayanan. “Dengan demikian, tujuan survei untuk dapat memberikan rekomendasi tingkat pelayanan produk dan jasa layanan PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor,” jelasnya saat konferensi pers di kampus UIKA, kemarin (20/6).

Berdasarkan hasil survei pelanggan PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor terhadap keandalan produk dan jasa layanan PDAM, dapat disimpulkan, secara keseluruhan, zona bahwa indikator kinerja keandalan produk dan jasa layanan telah memenuhi harapan responden.

Dari tingkat kepentingan responden sebesar 3,01 dapat dipenuhi oleh PDAM dengan capaian 2,99 (99,33%). “Capaian ini termasuk dalam kategori baik.

Secara keseluruhan pendapat responden tentang keandalan jasa layanan dengan nilai kinerja 2,92 dan nilai kepentingan 3,02 termasuk dalam kategori baik,” terangnya.

Namun, ada beberapa rekomendasi yang diberikan peneliti kepada PDAM Kota Bogor. Rekomendasi tersebut berupa masukan dari responden untuk perbaikan kinerja PDAM Tirta Pakuan. Masukan tersebut berkenaan dengan pelayanan administrasi keandalan produk, dan keandalan jasa layanan lainnya. “Seperti biaya jangan terlalu tinggi, lebih cepat tanggap apabila ada keluhan, gangguan, denda tidak terlalu tinggi, lebih ramah dan sopan di lapangan, kurangi antrean pembayaran di loket,” kata Rahmat.

Di tempat yang sama, Kasubag Humas dan Sosial PDAM Tirta Pakuan, Neri Agustina menga­takan, hasil survei tersebut bisa dijadikan pedoman dalam evaluasi PDAM Tirta Pakuan ke depan. Menurutnya, kebe­tulan PDAM Tirta Pakuan tengah menyusun business plan 2018 sampai dengan 2022. Untuk itu, dirinya akan mengim­plemen­tasikan hasil survei dalam pelayanan PDAM Tirta Pakuan ke depan.

“Semoga dijadikan rekomen­dasi yang sangat berhar­ga bagi kami untuk memperbaiki pelayanan ke depan,” tandasnya.(rp1/c)