Beranda Bogor Raya MUI Panggil Ulama Tamansari

MUI Panggil Ulama Tamansari

TAMANSARI–Ketua Umum Baramuda Asep Rendra menilai, Pemerintah Kecamatan Tamansari bertindak gegabah karena mengeluarkan kebijakan yang membuat gaduh.

Pasalnya, pemindahan masjid raya dari Masjid Al Muttaqin Kampung Bale Kambang, Desa Sirnagalih, ke Masjid Nurul Iman merupakan kesalahan. Apalagi, setelah bangunan masjid tersebut dirobohkan tanpa persetujuan masyarakat di Kampung Warung Loa, Desa Sukaluyu.

”Camat sebagai pemimpin wilayah telah gegabah mengeluarkan kebijakan yang membuat gaduh di arus bawah. Tanpa memikirkan aspek kondusivitas di tengah masyarakat,” ujarnya kepada Radar Bogor.

universitas pakuan unpak

Sementara itu, informasi yang diperoleh, hasil koordinasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dengan Kabag Kesra Pemkab Bogor, pembangunan masjid raya akan dialihkan ke Masjid Al Muttaqin.

Selain itu, dalam waktu dekat tim FKUB dan Pemkab Bogor akan meninjau lokasi polemik pembagunan masjid besar di Kecamatan Tamansari serta akan diadakan dialog dengan melibatkan unsur warga, tokoh masyarakat, ulama, umaro, serta pihak-pihak terkait lainnya. Untuk mengatasi masalah tersebut, MUI Kabupaten Bogor telah mengundang para kiai dan alim ulama se-Kecamatan Tamansari, Senin (5/6).

Pertemuan yang berlangsung di Cibinong ini juga dihadiri Kasi Kesra Pemkab Bogor Enday Zarkasyi, Kasi Penais Kamenag Kabupaten Bogor Ujang Ruhyat, dan Kepala KUA Tamansari Asep Hudri. Hal ini dilakukan karena banyaknya ulama yang meminta agar pembangunan masjid raya dikaji ulang.

”Ada 199 ulama yang menolak. Makanya, saya panggil untuk membahas hal tersebut,” kata Ketua MUI Kabupaten Bogor KH Mukri Adjie.

Selain itu, pertemuan yang bersifat informal meeting ini pun menindaklanjuti permintaan dari bupati Bogor yang telah menerima surat keberatan dari masyarakat dan ulama Tamansari. Tentang rencana pembangunan masjid raya di Kampung Warung Loa.

”Alasan keberatan antara lain, masyarakat Tamansari tak diajak bicara, serta letak masjid yang tidak strategis. Surat keberatan ini kan harus diverifikasi atau diklarifikasi, sekaligus saya ingin mendengarkan penyampaian langsung,” bebernya.(all/c)