Beranda Bogor Raya Tak Semua Bus Diperiksa

Tak Semua Bus Diperiksa

KETAT: Dishub bersama kepolisian akan memeriksa kondisi kendaraan dan sopir di terminal untuk meminimalisasi kecelakaan lalu lintas (Sofyansah/ Radar Bogor)

CIBINONG–Jelang Hari Raya Idul Fitri, belum ada kepastian waktu larangan kendaraan berat melintas. Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor masih menunggu surat yang dikeluarkan Direktorat Jenderal Angkutan Darat.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dishub Kabupaten Bogor, Bus ma Wisuda mengaku, tahun lalu biasanya H-4 hingga H+3 kendaraan berat dilarang melintas di jalan umum. Kecuali, mengangkut sembako atau hewan ternak. “Yang tidak boleh itu yang membawa semen atau galian C. Itu berlaku di tiga pulau yakni Sumatera, Jawa, dan Bali,” ujarnya kepada Radar Bogor, kemarin (14/6).

Selan itu, agar semakin terpantau maka pihaknya akan mulai melakukan pengece­kan kendaraan umum untuk pemudik di Terminal Cibinong bersama Polres Bogor dan Badan Narkotika Nasional (BNN).

penerimaan mahasiswa-unpak-universitas-pakuan

Untuk terminal lainnya akan menyusul. “Kami sudah melakukan pengecekan pul bus pariwisata yang ada di Kabupaten Bogor. Jika ditotal, hanya ada sekitar 100 bus pariwisata,” paparnya.

Untuk pengecekan di Puncak, kata dia, Dishub akan memulainya sekitar rest area Gadog. Jika jalan menuju Puncak terlihat padat dan kegiatan pengecekan bus mengakibatkan kemacetan maka petugas akan melakukan pengecekan ke lokasi yang biasanya menjadi tujuan wisata, seperti Taman Wisata Matahari atau Taman Safari.

Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor, Supriyanto menambahkan, pemeriksaan terhadap bus yang masuk ke kawasan puncak dilakukan sebelum diberlakukannya jalur satu arah menuju Puncak.

Setiap bus yang akan masuk ke kawasan puncak tidak bisa diperiksa satu per satu. Sebab, hal tersebut dikhawatirkan akan mengganggu kendaraan yang lain.

“Kami melakukan sampling saja, karena khawatir terjadi lagi kecelakaan di jalur Puncak akibat rem blong,” katanya.

Ia menegaskan, jika ditemukan bus yang tak layak jalan maka akan diarahkan untuk tidak melanjutkan perjalanan.(rp2/c)