Beranda Bogor Raya Waspada Kos-Kontrakan

Waspada Kos-Kontrakan

SERIUS: Bupati Nurhayanti bersama Ketua DPRD Ade Ruhandi saat menghadiri rapat koordinasi di Pendopo, kemarin

CIBINONG–Bupati Bogor Nurhayanti melakukan rapat tertutup di Pendopo bersama Forum Komunikasi Daerah (Forkominda) dan seluruh camat kemarin (29/5).

Menurut Nurhayanti, pertemuan dikhu suskan untuk meningkatkan pengaw asan di lapangan selama Ramadan. “Terkait dengan radikalisme, kita juga perlu antisipasi dengan mengefektifkan pendataan dan meningkatkan keamanan lingkungan di wilayah,” ujarnya di ruang rapat Pendopo.

Meski demikian, kata dia, kondusivitas di Kabupaten Bogor saat ini masih sangat terjaga berkat kerja sama semua pihak. “Saya instruksikan agar tamu wajib lapor 24 jam, kan banyak koskosan dan kontrakan yang bisa dijadikan tempat tinggal teroris,” ujar dia.

Menurutnya, hal tersebut bukan fenomena yang muncul seketika, tetapi
proses perkembangan dinamis terhadap lingkungan strategis baik pada tatanan global, regional, dan nasional yang dilakukan perorangan maupun terorganisasi. “Camat harus mengawasi wilayahnya minimal melakukan pendataan dan mengaktifkan siskamling,” tegasnya.

Nurhayanti juga meminta agar Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) bekerja sama dengan PD Pasar dan camat untuk melakukan pengawasan serta razia ke pasar maupun toko untuk mengantisipasi kenaikan harga sembako dan makanan kedaluwarsa. “Saya minta Disperdagin dan PD Pasar terus melakukan monitoring pasar-pasar,” ujar dia.

Untuk menjamin kekhusyukkan masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa selama Ramadan, ia menekankan kepada perangkat daerah terkait, khususnya Satpol PP serta para camat dan jajarannya, untuk melakukan penertiban tempat hiburan malam.

Direktur Umum PD Pasar Tohaga Kabupaten Bogor Doni Djatnika menegaskan, pihaknya sudah meningkatkan keamanan di lingkungan pasar agar pengunjung nyaman.

”Kami pun telah mengimbau pedagang agar menjual barang yang terbaik dan tidak menimbunnya,” ujarnya. (ded/c)