Beranda Bogor Raya Tiap Hari Bertambah 120 Ton Sampah

Tiap Hari Bertambah 120 Ton Sampah

KOTOR: Berbagai jenis dibiarkan terus menumpuk

CIBINONG–Pembangunan di Kabupaten Bogor cukup pesat, sehingga berdampak terhadap pengurangan lahan terbuka. Maka dari itu, kegiatan penanaman pohon hingga biopori, menjadi penting untuk menyelamatkan lingkungan. Bupati Bogor Nurhayanti meminta wisatawan membawa kantong sendiri untuk menyimpan sampah. Sementara itu, rencana Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk segera mengoperasikan tempat pengolahan dan pemrosesan akhir sampah (TPPAS) Regional Nambo di Kecamatan Klapanunggal tak berjalan mulus. Ia mendesak Pemprov Jawa Barat secepatnya mengoperasikan TPPAS Regional Nambo. Namun, dirinya memastikan jika kelanjutan pekerjaan tempat penampungan sampah tersebut dapat berjalan dengan baik. “Targetnya tahun sekarang sebenarnya, tapi jika melihat kesiapan sepertinya tidak tahun ini. Alhamdulillah, pemenang tender di provinsi juga sudah ada, hanya saja masih ada permasalahan dengan masyarakat yang perlu diluruskan,” ujar dia saat menghadiri Pekan Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor di Tegar Beriman, kemarin. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Barat, Anang Sudarna mengungkapkan, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan akan menandatangani kontrak dengan pemenang lelang TPPAS Nambo, PT Panghegar Energi Indonesia pada 31 Mei 2017, meski kontraktor telah ditetapkan sejak 24 Februari 2017. Menurutnya, pembangunan TPPAS Nambo diperkirakan bakal memakan waktu 1,5 tahun. “Perhitungan kami, akhir 2018 baru bisa digunakan atau awal 2019,” ucapnya. Sementara itu, Kepala DLH Kabupaten Bogor, Pandji Ksatriyadi menjelaskan, ecovillage merupakan desa yang berbudaya lingkungan. Sampai saat ini Kabupaten Bogor sudah memiliki 25 ecovillage yang terus dikembangkan. Selain itu, 143 bank sampah. “Kini timbunan sampah mencapai 120 ton per hari,” ucapnya.(ded/c)