Beranda Bogor Raya Direstui Ketum DPP, segera Koalisi

Direstui Ketum DPP, segera Koalisi

CIBINONG-Pertarungan bakal calon gubernur Jawa Barat semakin memanas. Uu Ruzhanul Ulum bahkan makin gencar blusukan melalui Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Uu yang juga menjabat bupati Tasikmalaya itu makin percaya diri maju pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat tahun depan.

Terkait dengan keputusan dirinya maju dalam pilgub, ia mengaku siap bersaing dengan para calon gubernur lain seperti Ridwan Kamil, Deddy Mizwar, Netty Heryawan, hingga Dedi Mulyadi.

universitas pakuan unpak

“Insya Allah saya maju dari PPP sesuai instruksi partai,” ujar Uu kepada wartawan di salah satu rumah makan di CCM (Cibinong City Mall) kemarin (21/5).

Kader asli partai berlambang Kakbah tersebut kini tengah melakukan kegiatan sosialisasi. Ia bahkan mengklaim tingkat popularitasnya terus naik hingga melebihi 3 persen. “Saat ini sudah mendekati pendaftaran, yakni Januari 2017. Sementara waktu yang tersisa tidak terlalu lama,” ujarnya.

Sejauh ini, sabung dia, Ketua Umum PPP Romahurmuziy tidak berkebaratan jika dirinya maju dan diizinkan untuk berikhtiar.

“Supaya apa, pada waktunya layak untuk dicalonkan dan
mencapai popu­ laritas. Jika tidak (popularitas) jangankan partai orang lain, partai sendiri juga ogah,” ucapnya.

Selain PPP, untuk memuluskan jalannya ia juga tengah menjajaki beberapa partai untuk berkoalisi. Sebab, untuk dapat maju ia tak dapat menggunakan hanya dari Partai PPP saja. Mengingat partai berlambang Kakbah tersebut hanya memiliki sembilan kursi di Jawa Barat. “Yang dibutuhkan 20 kursi totalnya, saat ini saya tengah menjajaki PAN,” ujar dia.

Uu menjelaskan, setelah bertemu ketua umum PPP, selanjutnya menjajaki berkoalisi dengan PKB. Dirinya berharap koalisi PPP­PKB­ PAN dapat menjadi satu paket untuk memuluskan dirinya maju dalam Pilgub Jabar di tahun mendatang.

Menurutnya, dengan sembilan kursi untuk PPP, PKB tujuh kursi dan PAN empat kursi, maka syarat untuk mendapatkan 20 kursi dapat terpenuhi.
“Saya ingin pahe (paket hemat), tidak perlu banyak kursi bisa menjadi calon gubernur di Jawa Barat,” ujar dia.

UU menuturkan, saat ini masih banyak desa­desa tertinggal di Jawa Barat dan berharap ada perubahan.(ded)