Beranda Bogor Raya 310 Orang Belum Lunasi Ongkos Haji

310 Orang Belum Lunasi Ongkos Haji

RAMAI: Para calhaj melaporkan pelunasan di Kantor Kemenag Kabupaten Bogor, kemarin.

CIBINONG-Persiapan penye­ lenggaraan haji terus dima­ tangkan. Namun, masih ada ratusan calon jamaah di Kabu­ paten Bogor yang belum melunasi kewajibannya. Sehingga, terancam batal berangkat.

Namun, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bogor masih memberi kesem­ patan untuk melakukan pelu­ nasan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) tahun 2017. Sebab, tahap pertama akan berakhir Jumat (5/5).

Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Kabupaten Bogor, Syamsudin mengatakan, hingga kemarin (3/5) jumlah calon jamaah haji Kabupaten Bogor yang melunasi sebanyak 3.168 orang.

universitas nusa bangsa bogor

Untuk tahun ini, sambung dia, kuota haji Kabupaten Bogor sebanyak 3.478 orang. Kuota tersebut, normal setelah ditam­ bah 20 persen yang selama beberapa tahun kebelakang dipotong akibat ada perbaikan. “Kalau dilihat dari kuota yang ada yaitu 3.478 dan yang melu­ nasi baru 3.168, jadi jumlah calon jamaah yang belum melu­ nasi 310 orang,” katanya.

Apabila hingga Jumat (5/5) yang merupakan akhir pendafta­ ran tahap I belum bayar, maka calhaj tersebut akan masuk pelunasan tahap kedua.

“Tahap kedua dimulai Senin (22/5) dan berakhir Jumat (2/6), kami berharap kuota bisa terpenuhi dan tidak tersisa,” ujar Syamsudin melalui keterangan tertulisnya. Humas Kemenag Kabupaten Bogor Ade Irawan menambahkan, yang berhak ikut melunasi tahap kedua yakni calhaj yang masuk gagal sistem, terpisah dari suami, anak, adik atau kakak, dan calhaj yang sudah haji namun masuk kuota 2017. Serta usulan calhaj yang masuk lanjut usia (lansia). “Untuk usulan lansia, batas usia minimalnya 75 tahun,” imbuhnya kepada Radar Bogor.

Mengenai persiapan lainnya, sambung dia, pihaknya terus mempersiapkan segala sesuatu mulai dari paspor dan visa. Sebab, saat ini banyak perubahan re­ gulasi yang harus dipenuhi para calhaj. “Untuk paspor sudah kami siapkan untuk kloter 2 dan 9. Untuk kloter 2 merupakan campuran dengan kuota Cianjur dan Kota Sukabumi. Kalau kloter 9, itu kloter utuh,” pungkasnya. (luc)