Beranda Berita Utama

BMKG: Jabodetabek Sudah Masuki Musim Hujan, Puncaknya Januari

Hujan mengguyur wilayah Kota Bogor

JAKARTA-RADAR BOGOR, Wilayah Jabodetabek mulai diguyur hujan dengan intensitas cukup tinggi pada Selasa (8/10) malam.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi awal musim penghujan untuk wilayah Jabodetabek bagian Selatan akan dimulai pertengahan Oktober. Sedangkan untuk wilayah bagian utara dimulai November hingga Desember.

Kabag Humas BMKG Harry Tirto Djatmiko mengatakan, untuk puncak musim penghujan baru akan tiba sekitar Januari-Februari 2020. Dengan demikian, pada akhir tahun 2018 diprediksi masih masa transisi dari kemarau ke penghujan atau pancaroba.

“Untuk wilayah Jabodetabek puncak musim hujannya Januari-Februari,” ujar Harry saat dihubungi JawaPos.com, Rabu (9/10).

Selama puncak penghujan, BMKG memprediksi intensitas hujan akan tinggi. Serta akan disertai petir dan angin kencang. Namun, intensitasnya tak setinggi frekuensi hujannya. “Kalau masa transisi frekuensi petir dan anginnya lebih banyak,” imbuhnya.

Lebih lanjut, BMKG menghimbau masyarakat untuk segera menyiapkan diri menyambut datangnya musim hujan. Langkah-langkah yang bisa dilakukan yakni seperti mengecek kondisi pohon besar di sekitar tempat tinggal. Dahan yang dianggap rapuh, dan bisa rubuh terkena angin supaya segera dipotong.

Dari aspek bangunan, terutama yang kontruksi semi permanen juga harus dicek kondisinya. Segera ganti komponen yang sudah lapuk. Terakhir aspek kelistrikan juga harus dicek. Supaya tidak terjadi konsleting apabila petir menyambar.

“Jadi nanti pada masa transisi maupun di musim hujan sudah tidak ada hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkas Harry. (JPG)

Baca Juga