Beranda Bogor Raya

Ngadu ke Bupati, Pengrajin Sepatu Ciomas Keluhkan Masuknya Produk Asal China

Bupati Bogor, Ade Yasin menunjukan produk sepatu sebagai ikon Kecamatan Ciomas.

CIOMAS-RADAR BOGOR, Ratusan warga berkumpul di kantor Kecamatan Ciomas menghadiri acara rebo keliling (Boling) yang dihadiri langsung Bupati Bogor Ade Yasin dan Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan, Rabu (9/10/2019).

Kegiatan ini mejadi ajang penyampaian aspirasi langsung antara masyarakat Ciomas dengan Bupati Bogor beserta jajarannya. Dalam kesempatan itu, pemerintah kecamatan memamerkan produk sepatu sebagai ikon Ciomas.

Sebab, di Kecamatan Ciomas terdapat beberapa kampung pengrajin sepatu dan sendal yang sudah cukup dikenal masyarakat. Kehadiran bupati berserta jajarannya tidak disia-siakan masyarakat Ciomas.

Salah satu Satoni (54) yang juga sebagai ketua RT ini mengaku beruntung karena dapat menyampaikan secara langsung kepada Bupati Bogor terkait masalah pekerjaannya sebagai pengrajin sepatu.

“Ibu Bupati, saya pengerajin sepatu merasa khawatir dengan banyaknya produk sejenis asal China. Saya berharap ada kebijakan Pemkab Bogor yang bisa melindungi produk kami. Kami butuh dukungan dari Pemkab untuk produk sepatu yang kami buat,” ujar pria yang akrab disapa Toni ini saat sesi tanya jawab.

Mendengar keluhan warganya, Bupati Bogor Ade Yasin langsung menanggapinya. “Kecamatan Ciomas merupakan sentra pengrajin sepatu di Kabupaten Bogor, produk sepatu Ciomas bisa bersaing dengan produk-produk sejenis dari daerah lain,” terang Ade Yasin.

Untuk itu, kata Bupati, Pemkab Bogor akan berkordinasi dengan dinas terkait untuk menjaga kualitas dan memfasilitasi pemasaran serta perizinan ekspor agar produk ini tetap tumbuh dan berkembanga.

Salah satu kunci persaingan produk, sambungnya, adalah kualitas. Maka, pengrajin diharapkan mampu menjaga kulitas sepatu buatannya.

Kedepan jika program desa wisata bisa tumbuh dan berkembang di Bumi Tegar beriman, maka akan mendatangkan banyak wisatawan yang akan berkunjung ke Kabupaten Bogor.

Disini, kata politisi PPP itu, potensi oleh-oleh khas Bogor bisa turut dipasarkan. Dan, sepatu asli Ciomas akan tampil sebagai pilihan buah tangan para wisatawan.

“Kita akan coba kelola kampung-kampung pengrajin sepatu menjadi destinasi wisata di Ciomas. Kita ajak wisatawan mengunjungi kampung pengrajin sepatu. Memang PR besar menata sebuah kampung pengrajin sepatu yang menarik dan edukatif,” ujar bupati.

Ade Yasin juga mengajak peran serta warga untuk menjaga dan merawat desanya sehingga menjadi tujuan wisata menjadi faktor utama. Tidak hanya menjual produk sepatu, tapi juga harus bisa memberikan edukasi kepada wisatawan yang berkunjung. Mulai dari cara membuat sepatu hingga bagai mana cara mengolah limbah sepatu sehingga tidak merusak lingkungan.(pin/klik)

Baca Juga