Beranda Metropolis

Klaim BPJS di RSUD Kota Bogor Mandek, Tunggakan Sampai Rp27 M

Pasien BPJS rela antri berjam-jam di RSUD Kota Bogor untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Nelvi/Radar Bogor

BOGOR – RADAR BOGOR, Tunggakan pembayaran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan KCU Bogor kepada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor kembali terjadi.

Angkanya menyentuh sekitar Rp27 miliar. Hal itu diungkapkan Kepala Bagian (Kabag) Keuangan RSUD Kota Bogor Rifki Mubarok.

“Total tunggakan Rp27 miliar, itu tunggakan Juli sampai dengan Agustus 2019, untuk September rekapannya belum masuk,” ujar Rifki kepada Radar Bogor, Senin (8/10/2019).

Memang, kata Rifki, keterlambatan pembayaran sering kali terjadi. Tapi bukan saja pada RSUD Kota Bogor melainkan juga rumah sakit lainnya. Di RSUD sendiri, keterlambatan ini mulai bulan September 2018.

Tagihan biasanya dibayarkan antara satu hingga satu setengah bulan kemudian. “Tagihan Juli kemungkinan dibayar awal Oktober ini,” tuturnya.

Dia mengaku telah melakukan klaim pada BPJS Kesehatan Bogor. Hal itu rutin setiap bulan di pertengahan bulan.

“Tiap bulan kita ajukan, ini total klaim Juli sampai Agustus, kalau tidak salah klaim itu diajukan tanggal 10-an bulan berikutnya,” ungkap dia.

Rifki menerangkan, kesulitan likuiditas BPJS itu sangat berpengaruh pada operasional RSUD. Tetapi, RSUD Kota Bogor melaksanakan kerjasama dengan Bank melalui mekanisme Supply Chain Financing (SCF).

Dimana RSUD mengajukan pinjaman ke bank berbentuk dana talangan terhadap tagihan ke BPJS yang belum dibayar oleh BPJS.

“Jadi dengan kerjasama SCF tersebut, pembayaran dari BPJS yg tertunda tersebut tidak memengaruhi operasional RSUD,” jelas dia.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Keuangan pada BPJS Kesehatan Bogor Harika mengungkapkan bahwa pembayaran klaim RSUD Kota Bogor setiap bulan dibayarkan sesuai jatuh tempo klaim. Dimana prioritas pembayaran adalah yang sudah jatuh tempo terlebih dahulu.

“Pembayaran sudah sesuai dengan tanggal jatuh tempo, yang jatuh tempo duluan dibayarkan terlebih dahulu,” ungkapnya.

Namun dia tak bisa berkomentar lebih terkait pembayaran terakhir BPJS Kesehatan Bogor membayarkan klaim kepada RSUD Kota Bogor. Sebab data yang diperlukan berada di kantor.

“Saya harus cek datanya dulu di kantor karena kami ada total 20 rumah sakit, intinya untuk pembayaran dilakukan tiap bulan sesuai dengan tanggal jatuh temponya,” pungkasnya. (gal/c)

Baca Juga