Beranda Bogor Raya

Gunung Kanaga Tanjungsari Hangus Dilumat Api, Lihat Videonya

Hutan liar yang berada di Gunung Kanaga, Desa Antajaya, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor, hangus terbakar dilumat si jago merah.

TANJUNGSARI-RADAR BOGOR, Kemarau panjang yang terjadi tahun ini mengakibatkan kebakaran bertubi-tubi dan menghabiskan hektaran lahan kosong di timur Kabupaten Bogor.

Akhir pekan kemarin, sejak Sabtu hingga Minggu (6/10), lahan seluas tujuh hektare di Gunung Kanaga, Desa Antajaya, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor, hangus terbakar dilumat si jago merah.

Kebakaran terjadi diduga kuat akibat tingkat suhu panas ditiap wilayah meningkat. Kasi Kedaruratan BPBD Kabupaten Bogor, Adam Hamdan mengatakan, meski begitu kondisi rumput yang terbakar dengan banyaknya batuan di dalamnya maka akan memicu padam api dengan sendirinya.

“Berdasarkan informasi sehari sebelumnya juga terjadi kebakaran. Kemudian dipadamkan. Namun, sehari setelah itu api kembali menyala di sana. Diduga akibat musim kekeringan,” bebernya.

Dia mengukur, titik lokasi kebakaran berada kurang lebih 80 meter sampai dengan 100 meter jaraknya dari pemukiman warga. Sehingga, kata Adam, BPBD kesulitan untuk mendekat ke titik lokasi kebakaran.

Kebakaran yang timbul begitu saja membuat ketakutan kepada sejumlah pihak. Ketakutan tersebut timbul dibenak masyarakat karena api timbul begitu saja, sehingga kekhawatiran akan menyambar kepermukiman warga.

“Cuma ada ketakutan merembet ke bawah saat itu ke arah pemukiman warga. Tetapi semoga saja tidak, upaya pencegahan tetap selalu diupayakan oleh pemerintah,”pungkasnya.

Kepala Pelaksana BPBD, Yani Hasan mengatakan, titik lokasi yang terjadi kebakaran ini berada di tengah hutan di wilayah Desa Antajaya. Jaunya jarak tempuh tidak memungkinkan unit kendaraan untuk sampai ke titik lokasi api yang menyala.

“Jarak jalan dan lokasi api gelap dan tidak ada pencahayaan. Unit kendaraan tidak dapat mendekat,” bebernya.

Sebelumnya, kebakaran pun terjadi di Desa Buanajaya, Kecamatan Tanjungsari. Lahan seluas dua hektare yang berada di area PT Nirwana hangus dilahap si jago merah.

Warga RT1/7, Angga Dita Erlangga menyebutkan, diduga kebakaran yang terjadi ini akibat kemarau panjang pada tahun ini. Warga langsung berupaya memadamkan api yang menyala dengan alat seadanya. Tak lama berselang, api berhasil dipadamkan warga.

Kobaran api yang semula meluas dapat teratasi oleh petugas Damkar dengan bantuan warga sekitar. Pada pukul 00.10 WIB api berhasil padam.

“Meski ada sungai tetapi karena kencangnya angin dikhawatirkan api menerpa permukiman warga. Dua jam hampir tiga jam pemadaman, itu pun melingkar satu unit di bawah. Kami berharap kemarau segera selesai,” tandasnya. (rp1/c)

Baca Juga