Beranda Metropolis

Hati-Hati Cuaca Bogor Mulai Ekstrim, Pohon Tumbang Puluhan Rumah Rusak

Pohon tumbang di salah satu sudut Kota Bogor saat hujan dan angin kencang melanda, Rabu (18/9/2019) sore.

BOGOR-RADAR BOGOR, Cuaca ekstrim masih berpotensi terjadi di wilayah Bogor dan sekitarnya. Untuk itu masyarakat diimbau agar berhati-hati.

Seperti yang terjadi Rabu (18/9/2019) Sore. Meski berlangsung singkat, hujan deras yang disertai angin kencang menyebabkan pohon bertumbangan dan puluhan rumah warga rusak.

BPBD Kota Bogor mencatat, sedikitnya tujuh kejadian pohon tumbang di lima kecamatan, yang menyebabkan sedikitnya 22 rumah warga rusak dibeberapa bagian.

Antara lain di Jalan Kesehatan RT 01/01 Kelurahan Tanah Sareal Kecamatan Tanah Sareal, Perumahan Bogor Baru RT01/08 Kelurahan Tegal Gundil Kecamatan Bogor Utara, Bojong Baru RT 03/02 Kelurahan Pasir Kuda Kecamatan Bogor Barat, Kampung Mongol Ciheuleut RT 04/06 Kelurahan Tegallega Kecamatan Bogor Tengah dan Kampung Mekarsari RT 02/11 Kelurahan Gunung Batu Kecamatan Bogor Barat.

Kepala BPBD Kota Bogor, Rr Juniarti Estiningsih mengatakan, pohon yang tumbang terdiri dari berbagai jenis. Mulai dari jenis bintaro, chery, kenari, angsana, jengkol dan alpukat.

Kejadian pohon tumbang di Jalan Kesehatan RT 01/01 Kelurahan Tanah Sareal Kecamatan Tanah Sareal. Bahkan bukan hanya menutup jalan, tapi menimpa kabel dan mobil Chevrolet Aveo bernomor polisi F 1137 DU milik Iyan.

“Itu pohon jenis bintaro dengan tinggi 10 meter dan diameter 50 sentimeter,” ujarnya kepada Radar Bogor, Rabu (18/9/2019).

Kemudian, lanjut dia, untuk pohon tumbang jenis alpukat di Kampung Mekarsari RT 02/11 Kelurahan Gunung Batu Kecamatan Bogor Barat, menimpa atap rumah bagian kamar dan ruang tamu milik Atang yang tinggal bersama tiga orang keluarganya. “Pohon itu tingginya 10 meter dan diameter 25 sentimeter,” tutur Esti.

Selain menumbangkan pohon-pohon, Esti, sapaan akrabnya mengungkapkan, bahwa ada kejadian atap rumah dua orang warga yang terbawa angin. Peristiwa itu terjadi di wilayah Gang Sido Mampir RT 05/07 dan RT 03/01 Kelurahan Bondongan Kecamatan Bogor Selatan. Rumah tersebut milik Abas di RT 05/07 dan Riyanto di RT 03/01.

“Atap rumah Riyanto yang dari asbes membuat puing-puingnya terbawa angin dan jatuh di atap empat rumah milik warga, yakni Suparman, Edwar, Hasan Basri dan Rizal,” tuturnya.

Kendati demikian, Esti memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Tim dari BPBD juga sudah melakukan tindakan di lapangan. “Korban jiwa nihil, assesment sudah dilakukan oleh tim TRC BPBD Kota Bogor,” jelasnya.

Esti mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati ketika cuaca ekstrim kembali terjadi. Seperti tidak berteduh maupun memarkirkan kendaraan dibawah pohon. Jika dilingkungannya ada pohon yang tinggi besar dan berpotensi tumbang lebih baik di pangkas baik dengan sendiri atau melaporkan pada dinas terkait.

Selain itu, atap-atap rumah juga diperiksa kembali agar kondisinya memang dalam keadaan baik. Sebab angin yang menerjang kerap kali membuat atap rumah, khususnya asbes, beterbangan. “Kebanyakan asbes terbang dan berdampak pada rumah lainnya juga,” pungkasnya. (gal/c)

Baca Juga