Beranda Politik

Banyak Jaksa Kena OTT, Johanis: Itu Hanya Segelintir Saja

JAKARTA-RADAR BOGOR, Dalam setahun terkahir ini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa kali menangkap jaksa dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT). Namun, menurut Johanis Tanak, kondisi ini tidak bisa digeneralisir bahwa semua jaksa berperilaku buruk.

Johanis yang merupakan calon pimpinan (capim) KPK dan sedang menjalani fit and propper test di Komisi III DPR, menganggap jaksa yang bermasalah hanya segilnitir saja. Sehingga dia berbuat diluar sumpah jabatannya.

“Menurut saya jaksa di republik Indonesia ini kurang lebih ada 10 ribu orang, yang kena OTT hanya beberapa jaksa. Jadi tidak bisa disebut mayoritas jaksa berperilaku buruk,” ujar Johanis dalam fit and proper test di Komisi III DPR, Jakarta, Kamis (12/9).

Johanis mengatakan, adanya jaksa-jaksa yang berperilaku buruk itu karena individunya memang tidak memiliki integritas. Sehingga mereka berani melanggar sumpahnya dengan menerima suap atau melakukan praktik korupsi.

“Ini memang soal integritas dan kepribadian dari individu jaksanya yang memang kurang bagus. Atau mungkin ada kekeliruan pada saat seleksi untuk kemudian mengangkatnya sebagai seorang jaksa,” ungkapnya.

Karena itu, Johanis menyarankan agar ke depannya perlu ada perbaikan sistem. Agar integrtitas jaksa bisa dijunjung tinggi. Jangan sampai ke depannya ada terus jaksa yang terkena OTT.

“Mungkin perlu ada perbaikan-perbaikan lagi ke depan. Sehingga tidak ada jaksa yang ditangkap terkait dengan korupsi‎,” pungkasnya. (JPG)

Baca Juga