Beranda Bogor Raya

Penderita ISPA di Tenjo Meningkat, DPUPR Langsung Tangani Jalan Berdebu

Petugas menyiram jalan proyek DPUPR Kabupaten Bogor di Tenjo yang sempat dikeluhkan warga karena menyebabkan debu.

TENJO-RADAR BOGOR, Puskesmas Tenjo mencatat adanya peningkatan jumlah pasien penderita infeksi saluran pernafasan akut (ISPA). Diduga kondisi jalan berdebu dan musim kemarau menyebabkan warga terserang penyakit yang menyerang saluran pernafasan itu.

Jalan Berdebu, Warga Tenjo Keluhkan Proyek Jalan DPUPR

“Banyak warga yang berobat mengeluhkan pernapasan karena faktor debu, dan tak hanya orang dewasa, anak-anak pun ikut terdampak. Dalam sehari kurang lebih ada 50 pasien yang datang ke puskesmas,” kata Kepala Puskesmas, Tenjo Hendrayati kepada wartawan, kemarin.

Meski demikian, kata dia, hingga saat ini belum ada peningkatan pasien penderita ISPA secara signifikan. “Sampai saat ini hanya gangguan pernapasan saja dan masih tertangani, dan pasien yang berobat ke Puskesmas tak hanya Desa Babakan, melainkan ada desa lain yang kesini karena termasuk desa binaan,” katanya.

Hal senada dikatakan, Kepala Desa Babakan Suwardi Wadin. Ia mengakui beberapa bulan terakhir terjadi peningkatan debu di wilayah tersebut. Apalagi ada warga yang mengeluhkan debu di proyek pengerjaan di Jalan Raya Manunggal XIX, Desa Babakan, Kecamatan Tenjo. “Sudah disiram memang,” katanya.

Sementara itu, Plt Kabag UPT PUPR Wilayah Jasinga Muhamad Rohmat menjelaskan, kondisi jalan berdebu itu berasal dari bahan betonisasi dan kini sudah dibuatkan laporan ke kontraktor, PPK hingga ke Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bogor.

“Hari ini (kemarin, red) sudah dilakukan penyiraman untuk mengurangi sebaran debu, dan asal debu akibat musim kemarau dan bukan salah pengerjaan, nantinya bakal kita pasang saluran air juga,” tuturnya.

Ditempat terpisah, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bogor Bibin Soebiantoro menjelaskan, pihaknya sudah menegur agar secepatnya menindaklanjuti jalanberdebu.

“Kalau kurang material saya kasih pinalti pelaksananya, tapi kalau pengecoran beton pasti awalnya berdebu dulu,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Dinas PUPR Kabupaten Bogor tengah melakukan program peningkatan jalan ruas Tenjo-Cilejet dengan lokasi di Kecamatan Tenjo dan Kecamatan Parungpanjang dengan pagu sebesar Rp4 milyar. (nal/c)

Baca Juga