Beranda Metropolis

Masa Jabatan Berakhir, Dua Mobil Dinas DPRD Kota Bogor Belum Dikembalikan

Mobil dinas pimpinan DPRD Kota Bogor.

BOGOR-RADAR BOGOR, Masa jabatan DPRD Kota Bogor periode 2024-2019 telah berakhir, setelah dilantiknya anggota baru pada Selasa (20/8/2019) lalu.

Namun, belum seluruh fasilitas pimpinan DPRD dikembalikan kepada Sekretariat DPRD Kota Bogor. Yakni dua unit mobil dinas milik Wakil Ketua DPRD periode 2014-2019 Heri Cahyono dan Sopian.

Sekretaris DPRD Kota Bogor, Borris Derurasman mengatakan, dari lima unit mobil dinas, baru tiga unit yang dikembalikan.

Dari Ketua DPRD 2014-2019 Untung W Maryono dan Wakil Ketua DPRD 2014-2019 Jajat Sudrajat. Satu unit lainnya telah dikembalikan dari IKIAD.

Namun dua mobil tersebut menurutnya sedang dalam proses pengembalian. “Dua unit lagi masih dalam proses diserahkan ke kami,” ujarnya kepada Radar Bogor, Selasa (10/9/2019).

Borris mengaku sudah membicarakan perihal pengembalian kendaraan dinas itu secara lisan kepada dua mantan pimpinan DPRD tersebut.

Sebab, kendaraan itu akan digunakan pimpinan DPRD periode 2019-2024. Ketika telah diterima, maka akan langsung diperbaiki agar kondisinya semakin baik seperti tiga unit lainnya yang saat ini sedang dalam perbaikan di bengkel.

“Kita siapkan mobil dinas sebaik-baiknya untuk para pimpinan DPRD yang baru,” tuturnya.

Borris menuturkan, berdasarkan RAPBD 2020, tidak ada rencana pengadaan mobil dinas baru untuk para pimpinan DPRD. Apalagi kondisi mobil dinas sebelumnya masih dalam kondisi yang baik dan sangat layak. Hanya diperbaiki agar semakin nyaman

. “Kami berharap dua mobil dinas yang belum diserahkan agar bisa segera diserahkan, karena dalam waktu dekat akan segera dilakukan paripurna untuk pelantikan pimpinan DPRD definitif,” ungkapnya.

Sementara itu, Mantan Wakil Ketua DPRD Kota Bogor Heri Cahyono membantah jika mobil dinas yang ia gunakan belum dikembalikan.

Dia mengatakan bahwa sejak pelantikan DPRD periode yang baru, dia telah menyampaikan kepada Sekwan terkait mobil dinas yang ia gunakan.

Namun karena Sekwan masih sibuk dengan pelantikan, maka mobil dinas tersebut belum diurus pengembaliannya.

“Bukan belum dikembalikan, kapan saja silahkan saya serahkan, mungkin karena lagi sibuk atau apa sehingga nanti saja katanya, saya tidak mau menguasai kok,” ungkap dia.

Bukan hanya mobil dinas, Heri juga mengaku telah menyerahkan semua fasilitas-fasilitas yang diberikan saat dia menjabat pimpinan DPRD. Salah satunya ruang kerja.

“Sejak tanggal 20 itu bahkan kantor saya sudah tidak ditempati, saya juga sudah tidak pernah ke sana lagi, jadi saya saya sudah tidak menggunakan fasilitas pimpinan sejak tanggal itu,” jelasnya.

Terpisah, Mantan Wakil Ketua DPRD Kota Bogor Sopian menjelaskan perihal mobil dinas yang belum ia kembalikan.

Sopian mengatakan bahwa mobil dinas yang masih dia gunakan lantaran jabatan pimpinan sementara DPRD Kota Bogor yang kini dia emban. “Belum (dikembalikan, red), kan masih pimpinan sementara,” katanya.

Namun, jika jabatan pimpinan sementara telah selesai, sambung dia, maka kendaraan tersebut akan segera dikembalikan. “Nanti kalau sudah selesai pasti dikembalikan, sebelum paripurna pimpinan definitif,” pungkasnya. (gal/c)

Baca Juga