Beranda Bogor Raya

Gempa Sukabumi Guncang Nanggung-Pamijahan, Bangunan Rusak 80 KK Terdampak

Anggota Polsek Nanggung berada di tenda pengungsian bersama warga, kemarin.

NANGGUNG-RADAR BOGOR, Puluhan kepala keluarga (KK) di Kampung Talahap, Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, memilih bertahan meski sebagian besar kondisi bangunan rumah rusak akibat gempa bermagnitudo 3,9 di wilayah Kota Sukabumi.

Dua Kecamatan di Kabupaten Bogor terdampak yakni Kecamatan Nanggung dan Pamijahan akibat bencana tersebut.

Informasi yang dihimpun Radar Bogor, 30 kepala keluarga (KK) yang berada di Kampung Talahap terdampak, sedangkan di Kampung Talahap Bedeng sebanyak 50 kepala keluarga (KK) karena lokasi pemukiman berupa tebingan.

Menanggapi hal ini, Camat Nanggung Mulyadi menjelaskan, sampai saat ini belum ada warga yang mengungsi meskipun sebagian rumahnya rusak akibat guncangan gempa pada hari Rabu.

“Tenda darurat sudah ada tapi belum diisi oleh warga karena memang kerusakan rumah hanya retak dan lokasi pemukiman pun berada ditebingan,” jelasnya ketika dikonfirmasi Radar Bogor, kemarin.

Ia juga mengaku, saat ini BPBD masih berada dilokasi untuk memberikan pengamanan terhadap rumah maupun warga Malasari. Karena, lokasinya pun berada di perbatasan arah Sukabumi.

“Kami terus memantau langsung ke cek lokasi dan Alhamdulilah belum ada yang ngungsi masih tetap tinggal di rumah masing-masing tapi kesigaan tetap perlu dijaga,” ucapnya.

Sementara itu, Sekdis BPBD Kabupaten Bogor Budi Pranowo menuturkan, bahwa ketika dilakukan peninjauan dari lokasi episenter dan kedalaman hiposentrumnya tampak bahwa gempa bumi yang terjadi merupakan dangkal akibat aktivitas klaster Bogor.

“Gempa bumi ini dirasakan di wilayah Pamijahan dan Nanggung dengan skala intensitas II MMI (Modified Mercalli Intensity, red). Dan kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang,” tutupnya. (nal/pkl2/c)

Baca Juga