Beranda Pendidikan

Siswa Belajar di Lantai, Disdik Salahkan SDN Tegal 4 yang Tidak Ajukan Proposal

Sebagian siswa SDN 4 Tegal, yang tak miliki meja dan kursi harus rela ngampar untuk megikuti proses belajar di sekolahnya. Jainal/Radar Bogor

KEMANG-RADAR BOGOR, Sebagian siswa SDN 4 Tegal, yang tak miliki meja dan kursi harus rela ngampar di lantai untuk megikuti proses belajar di sekolahnya.

Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor menyalahkan SDN Tegal 4 yang tak mengajukan proposal untuk bantuan mebeler. Padahal, pengajuan itu sangat diperlukan terutama untuk menetapkan skala prioritas sekolah yang perlu mendapatkan bantuan.

Kasi Sarpras Disdik Kabupaten Bogor Deddy Syarifudin menjelaskan, kepala sekolah SDN Tegal 4 selama menjabat belum pernah mengajukan proposan bantuan.

“Kalau kami berdasarkan pengajuan terlebih dahulu, meskipun ada informasi kerusakan tentu prosedur awalnya pengajuan baru kita survey,” jelasnya.

Deddy juga menambahkan, selama ini pihak Disdik selalu mendorong ke semua sekolah agar secepatnya mengajukan proposal kalau ada mebeler yang rusak. Bahkan, setiap tahunnya untuk anggaran Sapras pun selalu berubah-ubah menyesuaikan jumlah ajuan.

“Sejak tahun 2015 tak ada ada ajuan berarti sudah hampir empat tahun. Makanya jangan sampai kondisinya seperti ini terulang kembali walaupun kita belum tau kondisinya benar atau tidak,” ujarnya.

Disisi lain, Kepala Sekolah (Kepsek) SDN Tegal 4, Maryamah mengungkapkan alasan mengapa belum pernah mengajukan bantuan mebeler ke Disidk, ia mengklaim jika keberadaan mebeler masih bisa mencukupi untuk digunakan anak-anak saat belajar. “Baru sekarang ini mau mengajukan proposal,” katanya.

Maryamah menambahkan, mebeler yang ada masih sangat layak bahkan hingga 95 persen hanya lima persennya yang mengalami kerusakan dan sudah diperbaiki seadanya. “Biasanya selama dua tahun sekali sudah ditawari untuk diganti, yang memang idealnya sudah diganti,” tukasnya.(nal/pkl2/c)

Baca Juga