Beranda Berita Utama

Ngeri! Perampok Ancam Kasir Minimarket dengan Golok dan Senpi

Ilustrasi Rampok Minimarket

SURABAYA-RADAR BOGOR,Para perampok semakin nekat. Setelah beraksi di minimarket di daerah Tambak Deres, Bulak, dua pelaku beraksi di minimarket di Jalan Kenjeran, Kecamatan Tambaksari, Rabu (17/7). Uang Rp 1,8 juta raib dibawa kabur. Polisi masih menyelidiki identitas para pelaku.

Aksi nekat tersebut terekam kamera closed circuit television (CCTV). Saat itu, kondisi minimarket di Jalan Kenjeran tersebut lengang. Kondisi jalan memang ramai. Namun, lokasi minimarket sedikit menjorok ke dalam. Jaraknya sekitar 15 meter dari jalan raya.

Dari keterangan sejumlah saksi di tempat kejadian perkara (TKP), perampokan tersebut terjadi sekitar pukul 23.00. Saat itu, pegawai minimarket sedang bersiap untuk tutup Pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di depan toko juga sudah berkemas. Tiba-tiba, ada dua orang yang masuk dengan pakaian tertutup. Mereka masih mengenakan helm dan jaket. Menurut M. Sunarko, kepala toko, kedua pelaku hendak membeli rokok. Namun, belum sampai rokok diambil dari raknya, salah seorang pelaku mengeluarkan golok.

Menurut Sunarko, dua anak buahnya yang jadi korban tidak tahu pasti dari mana pelaku mengeluarkan senjata tajam tersebut. Namun, kuat dugaan pelaku menyimpan golok itu di dalam tas yang dibawa di sisi depan. ”Kasir saya juga diancam pakai senjata api. Bentuknya mirip pistol,” ujarnya kemarin (18/7).

Sunarko menyatakan tidak melihat langsung kejadian tersebut. Saat itu, seorang pegawai lelaki dan seorang kasir perempuan yang berjaga ketakutan. Hingga akhirnya, mereka menyerahkan uang di dalam laci.

Pelaku langsung memasukkan uang tersebut ke tas. Kedua pelaku lantas kabur dengan menggunakan motor bebek. ”Kami sudah berkoordinasi dengan Polrestabes Surabaya untuk melakukan penyelidikan,” ujar Kepala Unit Reskrim Polsek Tambaksari Iptu Didik Ariawan.

Didik belum bisa memastikan motif perampokan tersebut. Yang jelas, penyidik sudah memintai keterangan enam saksi. Meski demikian, belum ada petunjuk yang signifikan dari hasil pemeriksaan para saksi.

Di sisi lain, Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran menyatakan, kedua pelaku diduga kembali beraksi di salah satu minimarket di daerah Simokerto. Modusnya sama.

Beruntung, pegawai minimarket yang diancam berani mengambil sikap. Seorang pegawai laki-laki itu berteriak dan mendorong para pelaku.

”Akhirnya gagal. Jadi, tidak ada kerugian. Tapi, korban masih shock,” katanya. (JPG)

Baca Juga