Beranda Metropolis

Bentuk Tim Kajian, Pemkot Bogor Tetap Lanjut Rencana Perluasan Wilayah

Klinik Kopri Tambah Fasilitas Kesehatan
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor Ade Sarip Hidayat memimpin rapat koordinasi.

BOGOR-RADAR BOGOR, Meski polemik hingga penolakan DPRD Kabupaten Bogor, rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor untuk melakukan perluasan wilayah terus dimatangkan.

Teranyar Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto telah meminta Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Ade Sarip Hidayat, untuk membentuk tim kajian.

“Pak Wali sudah meminta saya untuk membuat tim kajian, dalam hal ini Bappeda,” ujar Sekda Kota Bogor Ade Sarip Hidayat kepada wartawan, Kamis (18/7/2019).

Permintaan itu, lanjut Ade, saat ini sedang dirumuskan. Sebab melahirkan beberapa opsi. Apakah hanya dari unsur pemerintahan atau melibatkan pihak ketiga. Kendati demikian, Ade belum bisa memastikan berapa lama kajian itu dilakukan.

“Kalau lamanya kajian belum tahu, tergantung kebutuhannya, kalau melibatkan pihak ke tiga berarti harus dianggarkan. Makanya ini sedang dirumuskan,” tuturnya.

Disisi lain, Ade tak ingin kajian yang akan dilakukan itu mubazir. Karenanya sebelum dilakukan, Ade akan bertemu dengan Sekda Kabupaten Bogor, Burhanuddin, yang direncanakan pekan depan. Termasuk Bupati Bogor, Ade Yasin.

“Dengan Pak Burhan insyaallah minggu depan dijadwalkan bertemu dan membahas, tujuannya apa, berapa wilayah yang diajukan dan manfaatnya apa, jadi jelas apa yang dibahas. Kalau dengan Bupati semalam saya sempat bertemu dan mengaku belum tahu, ini mah wartawan yang buat isu,” ungkapnya.

Lebih lanjut, dikatakan orang nomor tiga di Kota Bogor ini, meskipun Bappeda belum melakukan kajian soal rencana perluasan wilayah itu, ide sudah ada sejak Sekda Kabupaten Bogor dijabat oleh Edi Gunardi sampai akhirnya menjadi Walikota Bogor. Karena itu Ade berharap rencana itu bisa terealisasi.

“Seiring dengan rencana pengembangan Daerah Otonomi Baru (DOB) untuk Bogor Barat dan Bogor Timur di Kabupaten Bogor, kemudian untuk kota juga bisa disepakati oleh warga ada penambahan wilayah,” pungkasnya. (gal/pkl1/pkl6/pkl7/c)

Baca Juga