Beranda Berita Utama

Lembaga Asal AS Sebut Trump Sudah Berkata Bohong 10.796 Kali Selama jadi Presiden

Presiden Amerika Serikat Donald Trump

AMERIKA SERIKAT-RADAR BOGOR, Lembaga pengecek fakta presiden dan politisi Amerika Serikat (AS) mili Washington Post, Fact Checker menyebut Presiden Amerika Serikat, Donald Trump sering berkata tanpa data atau bohong.

Fact Checker bahkan menghitung Trump telah berkata bohong lebih dari 10 ribu kali. Tepatnya

Menurut lembaga tersebut pada  Senin (10/6), per 7 Juni 2019 atau 869 hari Trump memimpin, dia telah salah ucap sebanyak 10.769 kali. Fact Checker juga menyebut, Trump telah mengulangi klaim yang tidak akurat sebanyak 300 kali.

Dikutip dari kumparan.com, menurut pemimpin redaksi Fact Checker Glenn Kessler kepada CNN, Trump menyampaikan 45 pernyataan yang tidak akurat dalam 45 menit wawancara dengan Sean Hannity beberapa waktu lalu.

Fact Checker menyebut, kebanyakan omongan Trump yang salah data adalah soal imigrasi. Menyusul adalah soal tema perdagangan dan penyelidikan campur tangan Rusia pada pemilu AS.

Salah satu contoh pernyataan Trump yang keliru adalah tentang Meksiko yang mencuri 32 persen bisnis mobil Amerika Serikat dengan NAFTA.

Menurut Fact Checker, angka 32 persen dalam pernyataan Trump tidak ada dalam data manapun. Kesepakatan Perdagangan Bebas Amerika Utara (NAFTA) hanya berdampak kecil bagi perekonomian AS. Meksiko adalah pemain kecil dengan produksi mobil di benua itu hanya 20 persen. (kum/ysp/net)

 

Baca Juga