Beranda Bogor Raya

Sakit Kronis, Empat Calon Haji Kabupaten Bogor Terancam Gagal Berangkat

Silaturahmi calon jemaah haji Kabupaten Bogor musim haji 1440 H/2019 M, di Gedung Tegar Beriman, Selasa (11/6/2019).

CIBINONG – RADAR BOGOR, Pemerintah diminta selektif dalam mengirim para calon haji (calhaj) yang akan berangkat ke Tanah Suci tahun ini.

Apalagi, bagi para calhaj yang memiliki penyakit kronis. Di Kabupaten Bogor, ada empat calhaj yang alami sakit saat ini.

“Laporan dari tim kesehatan itu ada empat orang. Mereka yang kesehatannya tidak memungkinkan (untuk berangkat),” kata Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan usai menghadiri silaturahmi calon jemaah haji Kabupaten Bogor musim haji 1440 H/2019 M, di Gedung Tegar Beriman, Selasa (11/6/2019).

Meski begitu, Iwan berharap, empat orang calhaj tersebut masih bisa mengikuti keberangkatan ke Tanah Suci. Memang dari tes kesehatan sejauh ini, mereka masih dinyatakan tak layak berangkat.

Namun, perawatan intensif masih dilakukan tim kesehatan yang diterjunkan Dinas Kesehatan. Tak hanya yang mengalami sakit, ada juga calhaj yang memang sudah meninggal dunia.

“Ini kan makanya jumlah calhaj setiap hari bisa berubah. Tapi yang ada sekarang ini sekitar 3000 calon jamaah haji dari Kabupaten Bogor. Nah, ini nanti bagaimana cara menggantinya,” beber Iwan lagi.

Sekarang ini, terus dilakukan bimbingan di tingkat kabupaten. Proses lainnya seperti cek kesehatan lanjutan, pembagian kloter, dan pembagian barang akan dilakukan dalam waktu dekat ini.

“Dua bulan ini kan sebentar nih, masih banyak tahapan. Makanya sekarang dikumpulkan untuk memberikan langkah kedepan yang lebih teknis lagi. Bimbingan di KBIH juga terus berjalan,” tutupnya.

Terpisah, Kabag Kesra Sektetariat Daerah (Setda) Kabupaten Bogor yang juga Ketua Ibadah Haji 1440 H Kabupaten Bogor, Enday Zakarsyi mengatakan, dikumpulkannya para calhaj ini untuk memberikan pengetahuan dan wawasan terhadap kegiatan ibadah haji.

“Terutama pembekalan kesehatan, pembinaan mental, dan spiritual. Kita juga sekaligus mengundang petugas haji daerah yang di antaranya Tim Pemandu/Pemantau Haji Daerah (TPHD), calon katua rombongan, dan ketua regu,” tambah Enday. (dka)

Baca Juga