Beranda Olahraga

Dipanggil Timnas, Wonderkid Barito Putera: Mimpi Menjadi Nyata

Yakob Sayuri bangga dipanggil ke Timnas U-22 Indonesia (M Idris Jian Sidik/Radar Banjarmasin)

JAKARTA-RADAR BOGOR, Bisa membela tim nasional adalah mimpi terbesar seorang pesepak bola. Hal itu juga yang akhirnya mampu diraih wonderkid Barito Putera, Yakob Yassa Sayuri. Yassa termasuk dari 26 pemain yang mengikuti pemusatan latihan hingga 3 Juni mendatang di JogJakarta.

Pemusatan latihan itun adalah bagian dari persiapan skuad Timnas U-22 asuhan Indra Sjafri di ajang Merlion Cup 2019. Mendapat kesempatan membela Timnas Indonesia, tentu menjadi kesempatan berharga pemuda berusia 21 tahun itu.

Bagi striker asal Timika, Papua itu membela timnas adalah sebuah mimpi yang menjadi kenyataan. “Dulu saat saya jadi pemain Liga 3, saya pernah bermimpi menggunakan jersey Timnas. Meski hanya mimpi, saya sangat bangga saat itu,” kata striker yang sebelumnya membela Persemi Mimika itu seperti dilansir Radar Banjarmasin (Jawa Pos Group).

Ternyata mimpi itu berhasil diwujudkan Yassa saat berseragam Barito Putera. Penampilannya yang apik baik saat uji coba maupun laga resmi membuat pelatih melirik kemampuannya.
Yassa mengaku dia pertama kali tahu saat membuka berita di media sosial. Ketika itu dia kaget namanya termasuk dipanggil pelatih Indra Sjafri.

“Saya saat itu diam saja namun beberapa saat kemudian di grup teman-teman memberikan selamat dan saya senang ternyata berita itu benar,” ujar Yassa.

Tentu saja Yassa bertekad akan membalas apa yang dihadiahkan pelatih kepada dirinya dengan tampil maksimal bersama Timnas nanti. Yassa berharap hal itu menjadi batu loncatan dirinya untuk tampil di Timnas senior pada masa yang akan datang.

“Saya sempat iri melihat rekan rekan di Papua bisa dipanggil Timnas dan kepada diri sendiri saya berjanji suatu saat saya juga akan bisa seperti kalian,” tambah dia.

Yassa berjanji meningkatkan kepercayaan dirinya ditambah skill dan teknik bermain sepak bola. Yassa tidak pernah lupa jasa pelatih pertamanya, Edward Ivak Dalam yang banyak membimbingnya menjadi pesepak bola hingga sekarang.

“Coach Jacksen (F Tiago) juga sangat berjasa. Dia berani memainkan saya pada menit awal pada laga pertama saya. Juga teman-teman di tim dan lainnya,” pungkas Yassa. (JPG/magang-hanifah)

Baca Juga