Beranda Radar Ramadan sehat ramadan

Pengaruh Puasa Bagi Kehamilan

Dokter Elsina K. Pieterz, SpOG (RS Azra Bogor)

Pengaruh Puasa Bagi Kehamilan

Sejauh mana pengaruh Puasa pada kehamilan seseorang? Kebetulan saudara saya sedang mengandung anak keduanya. Terima kasih

Hani (Jasinga Kabupaten Bogor)

Ibadah puasa di bulan Ramadhan selalu dinantikan umat muslim di dunia, tak terkecuali bagi wanita yang sedang hamil. Tetapi, sering timbul pertanyaan tentang keamanan berpuasa selama hamil. Penurunan asupan makanan selama berpuasa membuat beberapa ibu hamil khawatir akan pertumbuhan dan perkembangan janin yang dikandungnya. Walaupun ada kontroversi tetapi berpuasa selama hamil cenderung aman apabila kehamilan dalam kondisi sehat dan status gizi ibu dalam keadaan baik. Status gizi merupakan gambaran cadangan gizi seseorang dan cadangan tersebutlah yang merupakan modal utama saat berpuasa.

Terdapat beberapa penelitian ilmiah yang meneliti efek berpuasa terhadap berat badan lahir rendah (BBLR) dan angka kejadian lahir prematur atau kurang bulan.

Walapun berpuasa selama hamil relatif aman akan tetapi ibu hamil sebaiknya mengkonsultasikan kondisi kehamilannya dengan dokter terlebih dahulu. Ada beberapa kondisi kehamilan yang disarankan untuk tidak berpuasa selama hamil yaitu kehamilan dengan komplikasi seperti diabetes, perdarahan, hipertensi, hamil ganda, anemia, mual muntah berlebihan saat hamil, atau jika perkiraan berat badan janin kecil (persentil kurang dari 10).

Usia kehamilan turut menentukan kenyamanan berpuasa. Mual muntah yang dirasakan pada trimester pertama dapat mengganggu kenyamanan ibu berpuasa. Begitu pula mendekati hari persalinan, ibu hamil tidak dianjurkan untuk berpuasa karena dibutuhkan energi ekstra untuk proses persalinan.

Tanda-tanda bahaya yang perlu diketahui ibu hamil yang sedang berpuasa

Menurut sebuah survey hampir sebagian besar wanita Islam yang sedang hamil memilih untuk berpuasa di bulan Ramadan. Tetapi, ibu hamil tidak boleh mengabaikan setiap keluhan yang mungkin akan membahayakan ibu dan janin yang dikandungnya.

Segera hentikan puasa dan konsultasikan ke dokter apabila ibu hamil merasakan gejala atau keluhan sebagai berikut:

  • Berat badan ibu tidak bertambah atau cenderung turun
  • Gerakan janin dirasa berkurang
  • Demam tinggi
  • Lemas dan berkeringat dingin
  • Terasa sangat haus atau air kencing berwarna gelap dan berbau kuat
  • Nyeri kepala, pusing, atau seperti ingin pingsan
  • Muntah hebat

Baca Juga