Beranda Radar Ramadan Kolak Ramadan

Berbuka dengan Sunda Karuhun

OMER/RADAR BOGOR
LENGKAP: Karyawan Kedai Tjangkir memberikan menu pesanan kepada pengunjung.

BOGOR-RADAR BOGOR,Ramadan memasuki minggu kedua. Mulai bosan dengan masakan di rumah, Anda dan keluarga bisa berbuka di restoran. Banyak tempat yang bisa jadi pilihan. Salah satunya, Kedai Tjangkir Kodja.

Berbeda dengan Rama­dan sebelum­nya, kali ini Kedai Tjangkir Kodja menyiapkan me­nu spesial khas Sunda, dengan tagline ”Berbuka dengan Sunda Karuhun”.

Restoran yang berlokasi di Jalan Sholeh Iskandar (Jalan Baru) tidak jauh dari Tol BORR ini menyediakan belasan lauk-pauk, yang benar-benar memiliki citra rasa Sunda. Dari banyaknya pilihan, satu di antaranya pesmol ikan mujair.

Pesmol ikan mujair di kedai ini istimewa. Selain rasa yang benar-benar pas di lidah, gurih, saat digigit ikan terasa garing dan tidak bau amis sama sekali. Juga tidak terlalu pedas, bisa dinikmati semuanya termasuk anak-anak.

Buat yang suka pedas, bisa dengan irisan cabai atau cabai bulat yang ada di bumbu. Nah, kalau untuk ukuran cukup besar, bisa menghabis­kan sepiring nasi. Semakin lengkap berbuka di kedai ini karena tersedia berapa pilihan tumis sayur.

Ada daun pepaya, paria, taoge, tauco tahu, dan masih banyak lagi sayur yang bisa dipilih. Kalau menu olahan ikan, ada balado ikan tongkol, goreng baby tuna dengan sambal matah khas Sunda, balado baby tuna dan kembung. Rasa untuk semua menu dijamin lezat dan top.

Harga semua menu pas di saku. Untuk yang tidak mau repot dan pusing memilih, bisa ambil paket Rama­dan.

Owner Kedai Tjang­kir Kodja, Phyllol menye­butkan tiga pilihan paket yakni Paket Berkat hanya Rp17 ribu (nasi, tongkol pedas, sayur, gorengan, teh tawar).

Paket lain, di antaranya Paket Rahmat Rp20 ribu (nasi,ayam bumbu, sayur, gorengan. dan teh tawar). Terakhir Paket Sela­mat Rp25 ribu (nasi, gepuk daging, sayur, pepes, teh tawar). “Kami siap­kan takjil gratis. Ada kurma,” te­rang Phyllol kepada Radar Bogor.

Termasuk gratis lalapan dan sambal. Ditambah suasana kedai yang homey sekali, terlihat dari furnitur yang ada, ditata seperti di rumah, lebih santai dilengkapi kursi, sofa yang seluruhnya dari rotan dan kayu.

Interior kekinian, terbuka, berada agak tinggi leluasa memandang dan luas. Kapasitas kisaran 100 orang, berada di lokasi strategis, di sisi jalan raya. Parkir luas menambah ke­ung­gulan kedai ini.

Setelah berbuka, masih bisa santai dengan kopi ditambah camilan yang rasanya tidak kalah dengan restoran besar. Khusus pada Ramadan ini, buka mulai pukul 15.00–22.00 WIB. Khusus reservasi, maksimal H-2, minimal lima orang. (mer/c)

Baca Juga