Beranda Metropolis

Bocah SD di Tansa Dikabarkan Jadi Korban KDRT, Ini Fakta Sebenarnya

Jajaran Karang Taruna, LPM dan Kelurahan Sukadamai saat mendatangi kediaman NS, Jumat (17/5/2019).

BOGOR-RADAR BOGOR, Seorang bocah kelas 5 SD berinisial NS, warga Kampung Situpete, Kelurahan Sukadamai, Kecamatan Tanah Saeral, Kota Bogor, yang dikabarkan jadi korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), ternyata tidak terbukti.

Itu setelah Ketua Karang Taruna Sukadamai Jamaludin, bersama Ketua LPM Sukadamai Suhadi, Lurah Sukadamai Jaja Sulaeman dan Babinkamtibmas Dedi Wahyu Nugroho, serta jajaran pengurus RW 09 bersama staf kelurahan, mendatangi kediaman NS, Jumat (17/5/2019).

Hasil pemeriksaan, diketahui bahwa KDRT yang dikabarkan dilakukan oleh ayahnya terhadap NS tidak benar. “Jadi kita sudah cek ke kediaman NS, dan berdasarkan pengakuan NS tidak ada aksi kekerasan seperti yang diberitakan,” ujar Jamaludin.

Foto yang beredar dimana tubuh NS dipenuhi tepung sambil menutup wajahnya, lanjut Jamaludin, itu adalah foto saat NS sedang berulang tahun. “Jadi itu foto diambil pas dia lagi ulang tahun April lalu,” kata Jamaludin.

Namun Jamaludin mengakui bahwa kedua orang tua NS memang sudah bercerai. Dan NS lebih memilih tinggal dengan ayahnya karena tak kerasan dengan sikap ibunya. “Justru ibunya yang sering bersikap kasar, sehingga NS memilih tinggal dengan ayahnya,” pungkas Jamaludin.  (ysp)

Baca Juga