Beranda Metropolis

Ada Kontrak Politik dengan Pemkot, Ini Komentar Ketua RW di Pulo Geulis

Kawasan Pulo Geulis. (Nelvi/Radar Bogor)

BOGOR-RADAR BOGOR, Pertemuan antara Wali Kota Bogor dan warga Kampung Pulo Geulis Kelurahan Babakan Pasar Kecamatan Bogor Tengah menghasilkan kesepakatan.

Kesepakatan itu dituangkan dalam kontrak politik yang menyepakati tak akan ada penggusuran pada warga, khususnya di RW 04 terkait dengan rencana penataan kawasan tersebut.

Tepis Isu Penggusuran, Pemkot dan Warga Pulo Geulis Buat Kontrak Politik

Ketua RW 04 Hamzah mengatakan, adanya kontrak politik yang memastikan dan menjamin tak akan ada penggusuran dalam penataan kawasan menjadi kesejukan bagi warga. Bukan hanya warga di Pulo Geulis tetapi di Kelurahan Babakan Pasar.

“Kontrak politik untuk menjamin warga, khususnya pulo geulis dan Kelurahan Babakan Pasar bahwa tidak akan ada yang merugikan warga, jadi kita bikin itu ditandatangani Walikota dan warga RW 04,” jelasnya.

Dia membenarkan traumatik warga terhadap rencana pembangunan Rusunawa di tahun 2010 masih ada hingga saat ini. Sehingga saat mendengar ada informasi penataan mereka merasa resah.

“Memang traumatik pada rencana pembangunan rusunawa disini pada tahun 2010 masih ada di benak warga, makanya ketika mendengar rencana penataan pasti resah,” kata dia.

Hamzah sedikit menyayangkan komunikasi dan koordinasi dari Pemkot Bogor mengenai rencana penataan kawasan tak berjalan maksimal di masyarakat. Jika memang penataan itu akan dilakukan maka bukan kewenangannya untuk setuju atau tidak. Dia akan menyerahkan kepada warga.

“Kalau memang untuk mempercantik, kami akan menanyakan pada warga setuju atau tidaknya. Mereka yang akan menentukan karena dampaknya dirasakan juga mereka,” pungkasnya. (gal/c)

Baca Juga