Beranda Radar Ramadan Jelajah Religi

Ponpes Al Falakiyah : Lulus, Hafal 30 Juz dan 300 Hadist

Sebagian santri membaca kitab suci Alquran dan menyetor hafalan yang menjadi syarat kelulusan di Ponpes Al Falakiyah Pagentongan.

BOGOR-RADAR BOGOR, Bulan Ramadan tahun ini, santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Fakiyah rutin membaca Kitab Kuning 30 menit setelah salat lima waktu. Kegiatan tersebut, berbeda dengan kegiatan di bulan ramadan tahun sebelumnya.

Santri Ponpes Al Falakiyah, Muhammad Adib (17) membenarkan adanya kegiatan yang membedakan dengan ramadan tahun lalu.

“Iya ramadan sebelumnya hanya mengaji dan setoran quran seperti biasa, kali ini rutin membaca kitab kuning,” kata Adib, yang ditemui Radar Bogor di Masjid Ponpes Al Falakiyah Jalan Kyai Falak Pagentongan, Kelurahan Loji, Kecamatan Bogor Barat.

Selain kegiatan mengaji dan pendidikan Islam, Adib menambahkan, ada ekstrakulikuler yang biasa dilakukan di Minggu yaitu Pencak Silat.

Namun, kegiatan tersebut saat ini kemungkinan diliburkan lantaran bulan ramadan. “Beberapa juga pulang libur jelang ujian nanti,” ujarnya.

Pengasuh Ponpes Al Falakiyah, KH TB Asep Zulfiqor menjelaskan, saat ini para santri tsanawiyah menjalani ujian semester.

Namun, para santri diwajibkan mengaji enam kali dalam satu hari. Belum lagi, sambung dia, para santri juga diharuskan mengaji kitab kuning seminggu dua kali.

“Jadi satu tahun itu para santri wajib menghafal seratus hadist. Syarat lulus di Ponpes Al Falakiyah yaitu 30 juz dan 300 hadist beserta rowinya,” imbuhnya.

Program yang ditawarkan adalah menghafal Alqur’an 30 juz dengan target satu halaman bisa disetorkan setiap harinya.

Melalui program seperti itu, insya Allah setiap santri bisa selesai menghafal kurang dari tiga tahun.

“Ada santri yang cepat menghafal, namanya Siti Rahmah yang selesai hanya 14 bulan,” kata dia.

Para santri putra dan putri Ponpes Al Falakiyah saat acara kelulusan.

Dulu Cari Santri, Kini Tampung Ratusan

Ponpes Hamalatul Quran Al Falakiyah yang berlokasi di Jalan Kyai Falak Pagentongan, Kelurahan Loji, Kecamatan Bogor Barat ini, merupakan pondok pesantren yang berkonsentrasi mendidik dan mencetak para penghafal Alquran. Lembaga ini mulai membuka peserta didik satu program dengan sekolah sejak 2012.

“Bedasarkan keprihatinan di usia SMP itu, moralnya sudah sangat rendah, maka kami sebagai orang pesantren ikut bertanggung jawab mengenai persoalan itu. Maka kita dirikan pondok pesantren ini,” kata Pengasuh Ponpes Al Falakiyah, KH TB Asep Zulfiqor.

Asep mengaku, sebelumnya hanya ada sembilan santri yang diketahui bukan mendaftar sendiri. Melainkan, pihaknya yang mencari anak untuk menjadi santri di awal mula mendirikan Al Falakiyah. “Alhamdulillah saat ini kesembilan anak tersebut sudah menjadi hafiz,” kata Asep mengenang.

Pendidikan di Al Falakiyah dulu, Sekolah Menegah Pertama (SMP) tetapi kini berubah menjadi Tsanawiyah. Semakin hari, santri yang mendaftar terus berdatangan dari berbagai daerah.

“Alhamdulillah yang tadinya hanya sembilan, sekarang sudah ada 700 santri. Mereka rela berdesakan, memang kita kekurangan lahan untuk menampung, tetapi tidak membuat para santri enggan berlama-lama di pondok,” ungkapnya.

Asep juga berharap tiap santri nantinya memiliki akhlak yang mulia. Hal itu dilakukan sesuai target awal mula dibangunnya ponpes tersebut.

“Seperti yang tadi dikatakan, setelah hafal 30 juz dan 300 hadis. Hadist tersebut meliputi hadist ahlak, aqidah dan hadist – hadist hukum,” tandasnya.

Menurut informasi yang didapat Radar Bogor, KH Tb Asep Zulfiqor merupakan salah satu cicit dari ulama kharismatik KH Tb Muhammad Falak Pagentongan. Bersama sang istri, Umi Thoyyibah Muslim Al Hafizhah, kini Abi Asep Zulfiqor mengemong 700 santri putra dan putri dari berbagai pelosok daerah.

Selain program menghafal Alquran dalam waktu cepat, Pesantren Al Falakiyah ini mengharuskan para santrinya menghafal minimal 100 hadits setiap tahun. Sehingga kelak lulusan Al Falakiyah mampu memahami literatur Islam berdasarkan Alquran, Assunnah, dan kalam ulama. (cr1/c)

Program Rutin Ponpes Al Falakiyah

  1. Menghafal Alquran dan Hadits setiap usai shalat lima waktu
  2. Setoran hafalan Alquran setiap bakda Shubuh dan bakda Maghrib
  3. Pengajian Kitab Kuning
  4. Pembacaan Kitab Maulid dan Qashidah Burdah
  5. Ekskul Seni Islam
  6. Ekskul Pencak Silat Pagar Nusa

 

Baca Juga