Beranda Bogor Raya

Pengamat Ungkap Penyebab Tol Bocimi tak Diminati Pengendara

Tol Bocimi. (Hendi/Radar Bogor)

CIGOMBONG-RADAR BOGOR,Keberadaan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) tak lantas menjadi solusi. Sejumlah kendaraan ekspedisi masih memilih jalur nasional ketimbang menggunakan jalur bebas hambatan.

Pengamat Transportasi, Budi Arif mengatakan, ada dua faktor yang akan bisanya dilihat pengusaha untuk melintasi jalan tol yaitu keinginan dan kemampuan untuk membayar tarif tol.

Selain tarif, kata dia, akan melihat waktu tempuh tol dan jalur eksisiting yang menjadi pertimbangan.

“Karena dalam benak masyarakat akan mempertanyakan untuk apa membayar jika waktu tempuh tol sama saja seperti melintasi jalur eksisiting,” ungkapnya.

Budi juga menganalisa pembangunan tol yang berkaitan dengan investasi bagi investor.

Ia menambahkan, ada analisis financial yang mengacu pada benefit pengoperasian yang dibagi biaya pembangunan. Hal itu memiliki andil besar menentukan tarif jalan tol.

“Jadi artinya, ada yang namanya ekonomi rekayasa, itu masuk di dalam ranah bisnis plannya.

Misalkan Jagorawi itu sudah lama dari tahun 1973, jadi investor sudah balik modal dan hanya mencari keuntungan saja untuk maintenance.

Tarifnya juga tidak tinggi, berbeda dengan Tol Bocimi,” tuturnya.

Budi mengatakan, jika tarif tol Bocimi Seksi I dirasa terlalu mahal, tentu penghitungan investasi melihat dari pekerjaan sebelumnya.

Seperti, pembebasan lahan dan lain sebagainya.

Lanjut dia, nilai tersebut akan masuk ke dalam benefit yang dibagi biaya pembangunan.

“Tarif dimungkinkan bisa turun jika melihat waktu konsesi investor sudah balik modal. Investor itu waktunya 20-30 tahun,”pungkasnya.

Seperti Diketahui, sesuai ketetapan Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen-PUPR), ketentuan tarif Tol ruas Ciawi Cigombong dengan Transaksi Gerbang Ciawi Selatan, Gol l Rp1.500, Gol ll Rp2.500, Gol lll Rp2.500. Gol lV Rp3.000 dan Gol V Rp3.000. Sedangkan, untuk Gerbang Caringin dan Cigombong 1 Gol I Rp12.000, GoI II Rp18.000, Gol III Rp18.000, Gol IV Rp24.000 dan Gol V Rp 24.000 (drk)

Baca Juga