Beranda Politik

Masa Tenang Pemilu, Jangan Golput dan Tetap Jaga Persatuan

Ilustrasi DPT Pemilu 2019

JAKARTA-RADAR BOGOR,Tahapan pemilu masuk dalam tenang. Fase ini semua jenis kampanye disetop. Tak boleh lagi ada aksi pengumpulan masa. Karena itu Wakil Kepala Rumah Aspirasi Jokowi (RAJ), Michael Umbas mengucapkan terima kasih pada semua relawan 01.

“Terima kasih kami sampaikan kepada rakyat yang selalu antusias mengikuti kampanye Jokowi-Amin. Tak sedikit tenaga, waktu, materi dan, pikiran kita curahkan juga permohonan maaf juga kami haturkan kepada pihak manapun jika ada kekeliruan sepanjang masa kampanye,” kata Umbas di Jakarta, Minggu (14/4).

Dijelaskan Umbas, masa tenang Pemilu 2019 berlangsung pada 14-16 April 2019. Karena itu dirinya berharap tak ada lagi kabar hoaks, isu-isu negatif yang menyudutkan satu sama lain muncul di ruang publik.

“Jika masih ada kita lawan dengan santun. Jangan ganggu pemilih untuk bersikap,” ucapnya.


Warga Negara Indonesia (WNI) yang mempunyai hak pilih, kata dia, sudah semestinya hadir di tempat-tempat pemungutan suara (TPS). Umbas mengajak, seluruh rakyat Indonesia menggunakan hak pilih untuk Pemilu Legislatif (Pileg) serta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres).

“Jangan jadi golongan putih alias golput. Sebab golput sama artinya tidak mencintai masa depan bangsa dengan menihilkan kewajiban memilih yang terbaik,” ajak Umbas.

Umbas menambahkan, pemilih merupakan pemegang sekaligus pemilik kedaulatan di republik ini. Masa kampanye yang dimulai 23 September 2018, telah berakhir pada 13 April 2019. Spanduk, baliho, selebaran, iklan, janji-janji politik sudah dibaca, dengar, dan simak.

“Kini, saatnya kita menentukan pilihan pada 17 April 2019. Ingat persatuan selalu di atas segala-galanya,” tandasnya. (JPG)

Baca Juga