Beranda Ekonomi

PNM Bogor Helat Pendampingan Sinergi Bisnis

pnpm mekaar bogor
KOMPAK : Peserta berfoto bersama dengan management usai acara, Sabtu (9/3).

BOGOR–RADAR BOGOR, PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Cabang Bogor, menghelat acara Pengembangan Kapasitas Usaha untuk UMKM. Khususnya, nasabah PNM ULaMM Mayor Oking. Acara pelatihan yang dikemas dalam bentuk pendampingan dan temu usaha ini mengambil tema sinergi bisnis dan manajemen keuangan usaha.

Acara digelar pada Sabtu (9/3) di Resto Bakul-Bakul Jalan Baranangsiang, Kota Bogor ini dibuka Pemimpin PNM Cabang Bogor Setiya Joko Santosa, dan dihadiri 60 orang peserta.

“Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi pelaku usaha UMKM nasabah PNM ULaMM (Unit Layanan Modal Mikro), serta memberikan motivasi usaha dalam rangka meningkatkan kinerja agar terus berkembang dan makin kuat.

Namun demikian, manfaat yang diperoleh juga mencakup terjalinnya jejaring pemasaran sesama pelaku UMKM, sehingga tercipta komunikasi dan hubungan baik yang menjadi sinergi antar UMKM,” papar Setiya saat memberikan sambutan.

Bukan menjadi rahasia umum, kata dia, pengelolaan keuangan UMKM dimulai dari yang sederhana. Beberapa diantaranya, bahkan pengelolaannya masih menjadi satu dengan keuangan keluarga, pencatatannya masih merupakan pengembangan kebiasaan yang otodidak, belum mengenal ilmu manajemen keuangan formal.

Sebagian besar UMKM belum mampu dengan baik menyusun laporan neraca dan rugi laba sesuai standar, hal ini seringkali menjadi batu sandungan saat hendak menjalin kerjasama dengan lembaga keuangan, relasi bisnis maupun investor.

Lebih ia mengatakan, UMKM nasabah PNM ULaMM tidak perlu berlarut atas kondisi tersebut. “PNM memiliki program pengembangan kapasitas usaha untuk membina dan membekali nasabahnya yang memerlukan peningkatan pengetahuan dan pendampingan sehingga UMKM nasabah PNM ULaMM meningkat kapasitas pengetahuannya, termasuk dalam hal kebutuhan paling mendasar ini, sehingga mamajemen keuangan sebagai salah satu langkah dasar menata usaha tidak lagi menjadi masalah,” katanya.

Dengan demikian diharapkan kedepannya UMKM telah dibina oleh PNM akan memiliki kemampuan kompetisi dalam persaingan usaha yang makin penuh tantangan dan persaingan, sehingga semakin profesional, terampil mengelola keuangan secara baik sehingga usahanya semakin berkembang maju.

Sedangkan, target sinergi bisnisnya, UMKM sesama nasabah PNM ULaMM akan bisa saling berinterasi dan mengakses produk pelaku usaha dengan mudah sehingga terbentuk klaster yang di dalamnya bisa saling keterkaitan dan membangun. Selain itu, berkesempatan dan berpeluang memperoleh harga pabrik atas kebutuhan bahan baku usahanya.

Kali ini, PNM menghadirkan narasumber Dede Iskandar yang memiliki pengalaman cukup panjang mengembangkan usaha sejak perintisan. Dede mendapat sambutan antusias oleh UMKM peserta pelatihan, karena kajiannya yang mudah diikuti dan dipahami.

Acara tampak hidup terlihat dari adanya tanya jawab yang interaktif.

Program pengembangan kapasitas usaha melalui pelatihan dan pendampingan kepada Nasabah ULaMM Cabang Bogor merupakan salah satu realisasi Program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) yang diperuntukan bagi UMKM.

“PNM tidak hanya memberikan pembiayaan usaha, namun juga disertai dengan pendampingan, pelatihan dan jasa manajemen,” pungkasnya. (*/rp3)

Baca Juga