Beranda Metropolis

Patahkan Isu Intoleransi, Bima Arya Puji Bobat

BOGOR- RADAR BOGOR,Sebagai bentuk sikap toleransi tinggi, Bogor Sahabat (Bobat) yang berisikan dari berbagai kalangan, agama dan suku, menggelar acara reuni di awal tahun, tepatnya di Soldadu Kafe, Jalan Padjadjaran, Kelurahan Ciwaringin, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jumat (8/2).

Dalam kesempatan itu, CEO Radar Bogor Grup, Hazairin Sitepu yang juga hadir menyampaikan, toleransi di Kota Bogor yang terus terusik membuat elemen masyarakat bersatu padu mematahkan argumen Kota Bogor yang intoleran. Salah satunya Bogor Sahabat alias Bobat.

Menurutnya, komunitas yang didirikan dengan semangat keberagaman serta perbedaan baik suku, budaya, agama dan lainnya itu menjadi dasar yang terus dijunjung tinggi. Bukan hanya menjadi kekuatan di Kota maupun Kota Bogor tetapi juga di bangsa dan negara.

“Persahabatan kita di Komunitas Bobat ini sebetulnya tidak ada agamanya, agamanya adalah persahabatan. Jadi kita bersyukur dalam usia yang sekian ini persahabatan kita ini masih kental,” ujar Hazairin.

Dia menegaskan, ada hukuman tegas bagi anggota Bobat yang tidak bisa menghargai perbedaan. Salah satunya dikeluarkan.

“Siapapun yang tidak menghargai perbedaan di Bobat mohon maaf kita akan keluarkan. Ini hukuman yang paling berat. Karena kita menjunjung tinggi ini. Teman-teman di TNI dan Polisi bekerja luar biasa. Jangan sampai mereka nanti mendapat tugas berat itu di ujungnya,” terangnya.

Sementara itu, Wali Kota Bogor Bima Arya mengaku bahwa hasil Forum Group Discussion (FGD) yang dilakukan beberapa waktu lalu di kediamannya, Pendopo Enam, menghasilkan sesuatu yang luar biasa. Karena diskusi yang diangkat mengenai intoleransi di Kota Bogor dengan Komnas HAM, Imparsial dan Asia Foundation.

Sehingga, dia langsung mengundang langsung Bobat untuk turut serta.

“Begitu bubar (FGD) mereka WA saya semua, Pak Wali kita kaget, Bobat itu apa sih, itu di Bogor begitu semua,” cerita Bima di depan anggota Bobat.

Menurutnya, Bobat bisa menjadi perwakilan dari semua warga Bogor.

“Jika ingin melihat mainstream nya Bogor arus utamanya adalah Bobat,” pungkasnya. (gal/c)

Baca Juga