Beranda Ekonomi

Memprihatinkan, Pertumbuhan Ekonomi Bogor Hanya 0,02 Persen

Ilustrasi

BOGOR-RADAR BOGOR, Ekonomi nasional yang belum stabil juga berimbas dengan perekonomian masyarakat Bogor. Di tahun 2018 lalu, perekonomian di Bogor sangat lesu.

Sebab, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bogor, laju pertumbuhan ekonomi (LPE) Bumi Tegar Beriman di 2018 hanya 6,21 persen atau naik 0,02 persen dibandingkan tahun 2017.

Kasi Neraca Wilayah dan Analisis Statistik BPS Kabupaten Bogor, Ujang Jaelani memaparkan meski LPE Kabupaten Bogor naik setiap tahun, tapi kenaikannya tidak signifikan. “Memang dari tahun ke tahun selalu meningkat, tapi angkanya tidak besar,” ujarnya kepada Radar Bogor, Kamis (7/2/2019).

Dari data BPS Kabupaten Bogor, LPE Kabupaten Bogor paling besar tahun 2018 ada pada sektor informasi dan komunikasi. Angkanya mencapai 10,28 persen. Terbesar kedua yaitu sektor konstruksi, sebanyak 9,71 persen. Kemudian, disusul dengan sektor jasa perusahaan sebanyak 8,39 persen.

Sedangkan sektor LPE terendah di Kabupaten Bogor ada pada pengadaan listrik dan gas, yaitu hanya sebanyak 0,97 persen. Kemudian, terkecil kedua yaitu pada sektor pertambangan dan penggalian sebanyak 1,55 persen.

Jika pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bogor hanya naik 0,02 persen bagaiaman dengan Kota Bogor? Ternyata hingga bulan Februari 2019, BPS Kota Bogor belum selesai menghitung pertumbuhan ekonomi Kota Hujan tahun 2018.

Sementara itu Kepala BPS Kota Bogor, Bambang Ananto Cahyono beralasan perhitungan masih berlangsung dan sudah di tahap akhir. “Untuk pertumbuhan ekonomi masih dalam penghitungan jadi belum diketahui hasilnya,” ujarnya.

Namun berkaca pada laju ekonomi dari tahun ke tahun kata dia, pertumbuhan ekonomi Kota Bogor cenderung fluktuatif. “Laju pertumbuhan ekonomi di tahun 2015 sebesar 6,14 persen, lalu di 2016 sebasar 6,73 persen dan di 2017 sebesar 6,12 persen,” terangnya.

Sebelumnya, BPS mencatat, pertumbuhan ekonomi nasional pada 2018 hanya 5,17 persen secara year on year (yoy). Ini adalah capaian pertumbuhan ekonomi paling tinggi sejak 2014. Pada 2014-2017, secara berturut-turut ekonomi Indonesia tumbuh 5,01 persen; 4,88 persen; 5,03 persen dan 5,07 persen.(fik/gal/d)

Baca Juga