Beranda Metropolis

Sahabat Karib Kenang Mendiang Noven, Teringat Firasat Saat Masak Seblak

Vanessa (kiri) saat bersama almarhumah Noven. (dok.Metropolitan)

BOGOR-RADAR BOGOR, Vanessa, sahabat karib mendiang Andriana Yubelia Noven Cahaya Rezeki, siswi SMKA Baranangsiang yang tewas ditusuk di sebuah gang tidak jauh dari Masjid Raya Bogor, awal Januari lalu.

Kepada metropolitan.id (Radar Bogor Grup), Ia mengingat keceriaan mendiang sahabatnya yang masih tergambar jelas dalam benak.

Berbagi kesedihan, kecerian, hingga memecahkan beragam permasalahan yang dialami keduanya, adalah sedikit kebiasaan dari segudang rutinitas yang kerap dilakukan keduannya. Kini semua itu takan terulang kembali. Tinggal kenangan dalam sepi.

“Kita itu deket banget, aku tahu semua rahasia Noven begitun sebaliknya. Kemana-mana juga kita selalu bersama,” ungkapnya dengan mata yang berkaca.

Curigai Pria Berinisal NH Sebagai Pelaku Penusukan, Sahabat Noven Beberkan Alasannya

Beragam tingkah aneh dan konyol, kerap dilakukan keduanya kala miliki waktu luang bersama.

“Sekarang tidak punya temen curhat, temen belanja, temen bercanda, teman masak di kosan, sekarang sudah tidak ada. Gak punya siapa-siapa lagi,” katanya dengan nada pilu.

Ia mengaku sangat tidak menyangka, sosok yang dikenal ceria, mudah bergaul, ramah, suka menolong, tidak pilih-pilih dalam bergaul, akan tutup usia dengan cara tragis seperti ini. Bahkan hingga saat ini, pelaku pembunuh sahabatnya tersebut masih bebas berkeliaran diluar sana.

“Ya ampun kak, Noven itu orang nya baik banget. Malah banyak yang suka sama kepribadian dia. Kok ada yang tega membunuhnya seperti ini,” bebernya.

Jenazah siswi SMK Baranangsiang Bogor, Adriana Yubelia Noven Cahya, yang tewas ditusuk orang tak dikenal Selasa (8/1/2019) lalu makamkan di Cimuncang, Bandung, Kamis (10/1/2019).

Vanessa mengaku sebelumnya tidak merasakan sesuatu yang janggal, atau pertanda akan kehilangan sahabatt sejatinya tersebut.

Namun saat diingat kembali, Noven seperti memberikan satu isyarat akan kepergiannya. Hal itu terjadi tepat pada 18 Desember 2018 silam. Dimana dirinya bersama mendiang tengah asyik masak seblak.

“Enak yah seblak buatan kita, ini seblak kita terakhir tahu,” ucap Vanessa menirukan ungkapan Noven kala itu.

Wanita berparas cantik itu mengaku, kerap kali memanjatkan doa untuk mendiang sahabatnya tersebut. Bahkan sesekali ia juga meminta kepada yang maha kuasa, agar kasus pembunuhan ini segera terungkap, agar arwah mendiang bisa tenang di alam sana.

Pembunuh Kakaknya Masih Misterius, Adik Noven Alami Trauma

“Saya ingin pihak kepolisian sesegara mungkin mengungkap kasus ini. Agar sahabat saya bisa tenang di alam sana,” tutupnya dengan penuh harapan.

Hal senada juga dikatakan salah satu perwakilan alumni SMK Baranangsiang David.

Dirinya meminta kepada pihak kepolisian, agar terus mendalami kasus pembunuhan terhadap mendiang Noven. Memanggil sejumlah saksi tambahan, mendalami kembali penyelidikan, penyidikan hingga mengumpulkan barang bukti lainnya, dirasa perlu dilakukan pihak berwajib.

“Intinya kami semua ingin kasus ini diselesaikan sampai tuntas, dan mendapatkan titik terang,” cetusnya. (ogi/d/feb/ysp)

Baca Juga