Beranda Metropolis

Imlek, Vihara Dharmakaya Tambah Tiga Rupang Baru

Vihara Dharmakaya tambah tiga rupang baru. (Nelvi/Radar Bogor)

BOGOR- RADAR BOGOR,Ada yang berbeda pada perayaan Imlek 2570 di Vihara Dharmakaya. Tempat ibadah yang berlokasi di Jalan Siliwangi, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, itu menambah tiga rupang baru. Diantaranya rupang Dewa Fat Chu Kong, Dewa Han Tan Kong dan Dewa Hian Thian Sang Te.

Wakil Ketua Yayasan Vihara Dharmakaya Rudy Chandra menerangkan Dewa Fat Chu Kong merupakan dewa yang terkenal di daerah Minnan dan Taiwan yang awalnya adalah dewa lokal di daerah An Xi.

Di Taiwan sendiri, menurutnya, ada sekitar 20-an kelenteng yang dewa utamanya adalah Fat Chu Kong. Fat Chu Kong sendiri merupakan dewa Taoisme dimana para Taois terutama aliran ZhengYi yang turut menghormatinya.

“Para Taoist percaya kalau Fat Chu Kong memiliki kesaktian luar biasa, di Taiwan orang yang mengalami kesulitan maupun penyakit yang sulit disembuhkan sering memohon pertolongan dari Fat Chu Kong, selain itu juga sering memohon agar nasibnya menjadi lebih baik, memohon berkah dan perlindungan dari Dia,” ujarnya kepada Radar Bogor, Rabu(5/2).

Kemudian Dewa Han Tan Kong, lanjut dia, merupakan salah satu dewa rejeki yang diperingati setiap bulan 3 tanggal 15 Imlek. Dewa Han Tan Kong adalah disebut juga sebagai Dewa Harta atau Dewa Kemakmuran juga keadilan.

Lebih lanjut masih kata dia, Dewa Hian Thian Siang Te merupakan Dewa Langit Utara. Salah satu dewa yang paling terkenal dengan wilayah penghormatan yang amat luas. Mulai dari Tiongkok Utara sampai Selatan, Taiwan, Malaysia dan Indonesia. Sebagian orang menyebutnya sebagai Shang Di Gong atau Siang Te Kong.

“Kedudukannya di kalangan Dewa Langit sangat tinggi, berada setingkat di bawah Yu Huang Da Di atau Giok Hong Tai Te,” terangnya.

Ketiga rupang itu, kata Rudy, didatangkan sejak Sabtu (2/2) pekan lalu. Dengan demikian saat ini terdapat sembilan rupang yang ada di Vihara Dharmakaya.

Dia berharap dengan adanya dewa rejeki ini diharapkan agar ekonomi Kota Bogor dapat lebih baik.

“Lalu para pengusaha bisa lebih banyak kelebihan pendapatan,” harapnya. (gal/c)

Baca Juga