Beranda Metropolis

Begini Kronologis Ambruknya Proyek Bangunan di Tajur, Dua Orang Pekerja Terluka

Lokasi ambruknya salah satu bangunan di proyek Pusat Perdagangan, Kuliner dan Rekreasi depan Biotrop Jalan Raya Tajur.

BOGOR – RADAR BOGOR, Proyek pembangunan Pusat Perdagangan, Kuliner dan Rekreasi di depan Biotrop Jalan Raya Tajur yang dikabarkan ambruk, Rabu (16/1/2019) pagi, dibenarkan oleh Pengawas Ketenagakerjaan pada UPTD Ketenagakerjaan Wilayah I Bogor Disnakertrans Provinsi Jawa Barat Sofia Latif.

Begini Kronologis Ambruknya Proyek Bangunan di Tajur, Dua Orang Pekerja Terluka

Informasi yang dia dapatkan, bangunan ambruk adalah rangka penyangga kontruksi yang terlepas akibat kurang baik saat dipasang. Akibatnya dua orang pekerja menjadi korban.

“Satu korban ada di rumah sakit dan satu lagi sudah boleh pulang. Korban pulang yang luka ringan, kalau satu lagi belum dapat informasi lebih lanjut,” ujarnya ketika di konfirmasi wartawan.

Salah satu pekerja yang menjadi korban.

Namun dia belum mengetahui apa yang sedang dilakukan kedua korban saat kejadian. “Belum dapat informasi sedang apa petugas itu, saya juga lagi tunggu kabar anggota,” katanya.

Proyek Depan Biotrop Tajur Dikabarkan Ambruk, Wartawan Dilarang Masuk. Lihat Videonya!

Dia memastikan bakal mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan investigasi. Sehingga diketahui apakah pembangunan boleh kembali dilanjutkan atau tidak. “Kita lihat kondisinya, kita buat berita acara, nanti kalau memang harus di stop ya di stop untuk mengurangi resiko di sekitar proyek,” tuturnya.

Sementara itu, Kapolsek Bogor Timur Kompol Marsudi Widodo menuturkan, sebelum kejadian korban sedang berada di atas tiang penyangga yang sudah terpasang untuk melakukan pengecekan. Namun tiba-tiba jatuh karena pemasangannya kurang kencang. “Jadi bukan tertimpa coran karena tidak ada coran disitu, hanya penyangganya,” kata dia.

Selain itu, Widodo juga memastikan ada unsur kelalaian dari kegiatan pekerjaan itu. “Iya karena menimpa pekerja itu,” pungkasnya.

Informasi yang dihimpun, kedua korban, Ribut (24) dan Dian (22) sempat dilarikan ke RS Juliana untuk mendapatkan perawatan. Keduanya mengalami luka di tangan dan kakinya. Untuk memastikan keparahan luka, korban dibawa ke RSUD Ciawi untuk dilakukan rontgen. (gal)

Baca Juga