Beranda Metropolis

Lurah dan Camat Malas Urus Keamanan Wilayah, Bima Arya: Saya Coret!

Walikota Bogor Bima Arya bersama unsur muspida melakukan patroli bermotor ke sejumlah ruas jalan untuk memantau kondisi libur Hari Raya Natal beberapa waktu lalu.

BOGOR–RADAR BOGOR,Gangguan keamanan dan ketertiban di masyarakat (Kamtibmas) masih kerap terjadi di Kota Bogor. Hal itu diketahui berdasarkan laporan masyarakat yang masuk kepada Wali Kota Bogor Bima Arya.

Bima meminta kepada aparatur wilayah tiga pilar bersinergi untuk mengatasi keluhan-keluhan warga. Dia tak akan segan mencoret pimpinan wilayah yang malas untuk turun ke masyarakat.

Bersama Wali Kota Bogor, Alumni SMK Baranangsiang Tabur Bunga di Lokasi Noven Ditusuk

“Camat dan lurah itu wali kota di wilayahnya masing-masing, jadi harus sering turun ke lapangan. Sebentar lagi ada rotasi dan mutasi, yang tidak pernah turun ke lapangan akan saya coret,” ujarnya kepada Radar Bogor dalam kegiatan Rapat Koordinasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Rakor Kamtibmas) di Gedung Kemuning Gading bersama Polresta Bogor Kota dan Kodim 0606/Kota Bogor, kemarin (10/1).

Sejumlah catatan gangguan Kamtibmas yang dilaporkan warga melalui sosial medianya cukup beragam.

Seperti peredaran miras oplosan, anak jalanan yang mudah membeli lem aibon untuk ngelem, pengamen bertato di angkot meminta uang secara paksa, hingga anak-anak merokok di taman-taman.

Lurah-Camat Malas, Siap-siap Dimutasi. Bima Arya : Banyak Pembiaran di Lapangan

Kemudian di Jalan Abesin dekat RE Martadinata pun sering terjadi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) roda dua dan empat serta ODGJ yang berkeliaran di jalan.

“Miras oplosan itu ada di Pasar Anyar, Bantar Kemang, Tajur, Batutulis. Copet di JPO Baranangsiang, sementara untuk tawuran pelajar di Cimanggu, Jalan Baru, Warung Jambu dan Empang. Minim Lampu penerangan Jembatan LP Paledang dan Tangga Ekasari Sempur,” bebernya. (gal/ysp)

Baca Juga