Beranda Bogor Raya

Lahan RSUD Parung Simpang Siur : BPKAD Masih Mencari, Aspem Sebut di Desa Cogreg

Pertugas saat mensurvei salah satu lokasi di Desa Cogreg yang akan menjadi tempat dibangunnya RSUD Parung.

PARUNG – RADAR BOGOR, Badan pengelola keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bogor masih mencari lokasi yang strategis untuk pembangunan RSUD Parung.

Padahal, sudah ada uji kelayakan atau Fisibility Study (FS) yang dilakukan tim teknis dan Bapedda Litbang beberapa waktu lalu. Hasil uji tersebut menunjuk Kampung Cogreg, Desa Cogreg sebagai lokasi lahan rencana pembangunan RSUD Bogor Utara.

“Kita ketahui, wilayah Bogor Utara masih sedikit layanan pemerintah dibidang kesehatan. Hanya puskesmas pembantu (pustu). Adapun rumah sakit, hanya milik swasta. Makanya kami ajukan pembangunan RSUD tapi masih dilakukan study kelayakan,” kata Kepala BPKAD Kabupaten Bogor,  Didi Kurnia kepada Radar Bogor.

Ketika ditanyai penunjukan lahan, Dikur-sapaan karibnya- mengaku, uji kelayakan sedang diproses oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor. Untuk menentukan lokasi mana yang cocok. Karena, ada tiga kecamatan yang sedang disurvei. Yakni  Ciseeng, Kemang dan Parung.

Hal berbeda disampaikan Asisten Pemerintah (Aspem) Kabupaten Bogor,  Burhanudin. Ia  mengaku, lahan di Desa Cogreg, Kecamatan Parung sedang diproses BPKAD dan DPKPP. “Kalau untuk FS dan DED disusun oleh dinas kesehatan,” ucapnya. (nal/c)

Baca Juga