Beranda Pendidikan

SMA Kesatuan Targetkan 25 Persen Siswanya Lulus SNMPTN

Siswa Kesatuan saat mempelajari kisi-kisi soal untuk menghadapi ujian SNMPTN.

BOGOR – RADAR BOGOR, Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) sudah dimulai dengan pengisian data sekolah dan siswa (PDSS) sejak 4 Janurai lalu. Sebagian besar sekolah sudah melakukan persiapan. Tanpa kecuali dengan SMA Kesatuan.

Kepala SMA Kesatuan, Ahmad Junaedi mengatakan, untuk tahun ini ditargetkan siswa yang lulus atau diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) bisa lebih baik dari tahun 2018 lalu.

Tahun ini diharapkan bisa lulus 25 persen dari total jumlah siswa kelas XII. “Tahun lalu lulus 20 orang dari 172 siswa. Tahun ini kami targetkan bisa lulus 25 persen, dari 160 orang,” terang Ahmad Junaedi kepada Radar Bogor, kemarin.

Untuk mencapai hal tersebut, tambahnya, berbagai persiapan sudah dilakukan sekolah. Beberapa bulan lalu sudah dilakukan pemetaan sesuai nilai raport siswa. Bahkan pada Agustus lalu, dilakukan test bakat dan minat siswa.

Setelah dilakukan test bakat dan minta, Desember lalu melalui aplikasi yang sudah disiapkan sekolah, kembali dilakukan penilaian. “Kami masukkan dalam aplikasi khusus. Dalam apliaksi itu digabungkan hasil test bakat dan minat dengan nilai raport siswa,” papar pria yang disapa Pak Jun ini.

Diperkirakan bulan ini, akan keluar hasil dari aplikasi dan simulasi. Dari hasil tersebut akan keluar kemampuan siswa hingga dapat memilih PTN dan juruan yang sesuai. “Peluang buat lulus lebih besar,” ungkap Jun.

Seiring dengan UNBK, persiapan ujian SNMPTN khusus mata pelajaran yang diujikan lebih dimaksimalkan. Serta mengurangi jam mata pelajaran yang tidak masuk dalam UNBK maupun SNMPTN. Saat ini, jumlah siswa sebanyak 150 dengan tiga kelas IPA dan dua kelas IPS. (mer/c)

Baca Juga