Beranda Berita Utama

Mencekam! Rapat Dewan Ricuh, Ketua DPRD Cabut Keris, Preman Acak-acak Kursi. Lihat Videonya!

Kondisi ruang rapat DPRD Bombana yang berantakan usai kericuhan saat rapat, Senin (7/1/2019) siang.

SULTENG-RADAR BOGOR, Rapat anggota DPRD Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara yang dihadiri sekitar 18 legislator tiba-tiba mencekam, Senin (7/1/2019) siang.

Saat rapat berlangsung, Ketua DPRD Bombana Andi Firman, mendadak mencabut keris yang diselipkan di pinggangnya dan mengacungkan kepada seluruh anggota DPRD yang hadir.

Aksi memalukan Ketua DPRD itu juga diikuti masuknya seseorang yang diduga preman ke dalam ruang rapat. Ia kemudian mengacak-acak kursi anggota dewan.

Salah seorang saksi mata, Anggota DPRD Bombana, Heryanto yang juga menjadi korban penganiayaan oleh preman itu mengatakan, awalnya semua anggota diundang rapat bersama sekwan. “Seperti rapat internal biasa membahas progres pembahasan realisasi tahun 2018 dan program 2019,” katanya.

Kurang dari 10 sampai 15 menit rapat berjalan, lanjut Heriyanto, ada pertanyaan dari salah seorang anggota DPRD Bombana. Setelah itu, Ketua DPRD Andi Firman, langsung mencabut keris yang diselipkan di pinggangnya. Saat itu, posisi Ketua DPRD sedang berada di meja pimpinan rapat yang didampingi oleh Wakil Ketua Amiadin.

“Kami kaget tiba-tiba pak ketua tarik badik (keris), kami tidak mengerti juga apa maksudnya. Setelah tarik badik, tiba-tiba ada seorang yang tidak kami kenal masuk mendobrak pintu rapat dan melompat di atas meja,” katanya.

Aksi Ketua DPRD dan seorang preman tersebut sontak membuat suasana rapat mencekam dan seluruh anggota DPRD Bombana terpaksa meninggalkan ruang rapat untuk menghindari keributan.

“Sebagai ketua seharusnya dia tunjukkan etikanya kepada kami anggota, tapi ini dia berbuat tidak sepantasnya,” keluhnya. (kmr/ysp)

Baca Juga