Beranda Metropolis

PT Bintang Toedjoe Tingkatkan Produksi Jahe Merah

PRESTASI : Salah satu peserta dari lomba taman herbal Bejo Jahe Merah saat mendapatkan hadiah dan piala dari Ketua TP PKK Kota Bogor, Yane Adrian Bima Arya, kemarin (2/12).
BOGOR –RADAR BOGOR, PT Bintang Toedjoe bersama dengan Pemerintah Kota Bogor terus menggalakkan program pengembangan tanaman herbal untuk masyarakat. Terutama, jenis jahe merah. pemerintah yakin, hampir seratus persen masyarakat di enam kecamatan di Kota Bogor sudah menanam jahe merah di lingkungannya masing – masing.
“Program budidaya jahe merah ini mengaktivasi kelompok wanita tani (KWT) dan masyarakat sekitar. Sangat menginspirasi bahwa kesehatan dekat dengan kita. Karena kalau kita menanam tanaman obat di pekarangan rumah sendiri, kesehatan rasanya dekat,” kata Ketua PKK Kota Bogor, Yane Adrian Bima Arya pada Radar Bogor saat menghadiri acara puncak Bejo Jahe Merah di Lapangan Sempur, kemarin (2/12).
Menurutnya, sangat disayangkan jika masih ada warga yang belum mengembangkan tanaman obat sendiri di rumahnya. Apalagi, sekarang ini, kata Yane, semua menghindari konsumsi obat – obatan kimia.
“Artinya kita kembali lagi ke alam. Kita kembali lagi ke herban dan kita kembali melestarikan warisan leluhur kita yaitu tanaman – tanaman obat,” sambungnya.
Yane memastikan, tanaman jahe merah ini masih menjadi favorit karena mudah untuk ditanam. Jadi, jika ditanya presentase warga yang sudah menanam jahe merah, Yane meyakini hampir seratus persen.
“Tiap kelurahan itu berbeda tanamannya. Namun, jawabannya tetap jahe merah yang masih menjadi favorit. Selain itu juga karena mudah dirawatnya,” tukasnya.
Di tempat yang sama, Brand Manager PT Bintang Toedjoe, Andry Mahyudi menambahkan, di kegiatan puncak dari rangkaian lomba taman herbal Bejo Jahe Merah ada beberapa reward yang diberikan kepada KWT se-Kota Bogor.
“Penghargaan kepada mereka yang selama satu tahun menanam jahe merah di tamannya masing–masing. Ada juga karnaval, pameran kekompakan dari 68 kelurahan yang ada di Kota Bogor. Dan memamerkan hasil dari tanaman herbal itu sendiri,” kata Andry.
Selain itu, beragam lomba juga turut memeriahkan acara puncak. Andry meyakini, kegiatan kemarin menjadi rangkaian acara herbal terbesar yang ada di Indonesia.
“Tujuan utamanya adalah kita mengedukasi soal pentingnya herbal untuk kesehatan masyarakat itu sangat dekat. Itu bisa ditanam dirumahnya sendiri,” tambahnya.
Area Manager Bintang Toedjoe Bogor, Mahmudi mengungkapkan, dengan lomba Taman Herbal Bejo ini pihaknya berharap masyarakat lebih dekat dengan tanaman herbal terutama jahe merah.
Lebih lanjut ia mengatakan, PT Bintang Toedjoe bersama Kelompok Wanita Tani se-Kota Bogor membudidayakan jahe merah. Bahkan, pihaknya memberi modal awal bibit jahe merah ke Kelompok Wanita Tani atau PKK dan hasil panennya dibeli PT. Bintang Toedjoe sebagai bahan pokok produk Bintang Toedjoe masuk angin atau lebih dikenal Bejo Masuk Angin.
”Terima kasih kepada ibu walikota dan segenap jajaran yang terkait beserta kelompok wanita tani se-Kota Bogor yang begitu mendukung kegiatan ini, disamping mendekatkan masyarakat dengan kesehatan juga mempunyai nilai ekonomis di Masyarakat Bogor,” katanya.
(dka/adv/c)

Baca Juga