Beranda Nasional

Potongan Tubuh Manusia Ditemukan di Perairan Karimunjawa, Diduga Korban Lion Air JT-610

EVAKUASI: Potongan tubuh mulai dari pinggang sampai lutut ditemukan nelayan Karimunjawa di perbatasan antara Pulau Cilik dan Pulau Gosong Kemloko, Karimunjawa pagi tadi. (MUADZ FOR RADAR KUDUS)

JEPARA-RADAR BOGOR,Ditemukan potongan tubuh manusia di kawasan perairan Karimunjawa pagi tadi. Potongan tubuh tersebut hanya bagian pinggang hingga lutut. Dugaan sementara merupakan korban kecelakaan pesawat Lion Air JT 610.

Tim SAR, TNI dan Polri yang mendapatkan laporan langsung mendatangi lokasi untuk mengevakuasinya. Bagian tubuh itu kemudian dibawa ke Puskesmas Karimunjawa untuk diautopsi.

Ikhlas, Keluarga Korban Kecelakaan Pesawat Lion Air JT-610 Gelar Doa Bersama

Kasi Ketentraman dan Ketertiban Umum Kecamatan Karimunjawa, Mu’adz menuturkan bahwa potongan tubuh manusia itu diduga merupakan korban kecelakaan Pesawat Lion Air JT 610. Namun, untuk memastikannya masih harus menunggu hasil autopsi dari puskesmas setempat.

”Hanya potongan tubuh dari pinggang sampai lutut. Dugaannya adalah korban Lion Air, tapi masih nunggu hasil autopsi,” ujarnya.

Pihak puskesmas, papar dia, telah mengambil sampel beberapa bagian tubuh dan pakaian korban.

”Bagian tubuh itu sudah dimakamkan di Karimunjawa. Tapi petugas sudah mengambil sampel beberapa bagian tubuh dan pakaian korban untuk keperluan lanjutan,” tandas dia.

Satu Lagi Warga Bogor Korban Lion Air JT 610 Teridentifikasi, Berikut Datanya

Kejadian bermula ketika nelayan setempat Wagino, Adip, dan Nurul berangkat melaut pada pukul 07.00. Mereka hendak mengambil perangkap ikan (bubu) yang sudah ditelakkan lima hari sebelumnya. Ketiganya melaut ke arah utara Pulau karimunjawa menggunakan kapal milik Wagino, warga RT 2 RW 1 Desa Karimunjawa.

Setelah sampai di lokasi tempat pengambilan bubu di perbatasan antara Pulau Cilik dan Pulau Gosong Kemloko, para nelayan ini melihat ada potongan tubuh manusia perut bagian bawah sampai lutut terapung. Kemudian kapal diarahkan ke tempat mengapungnya potongan tubuh tersebut.

Wagino berusaha mengikat potongan tubuh tersebut pada tali bubu yang belum terangkat. Kemudian setelah terikat, salah satu awak kapal melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian setempat.

Tim SAR, TNI dan Polri bersama warga lainnya langsung menuju lokasi penemuan menggunakan kapal Polair dan satu kapal warga. Setelah pengambilan jenazah potongan tubuh tersebut dibawa menuju pelabuhan untuk didentifikasi oleh tim dari puskesmas Karimunjawa.

“Usai identifikasi kemudian diambil sampel daging, tulang, dan jaringan kulit korban untuk pemeriksaan lebih akurat. Diambil pula potongan pakaian guna sewaktu-waktu dibutuhkan untuk identifikasi. Setelah itu, potongan jenazah dimakamkan di pemakaman Desa Karimunjawa,” tandasnya.

(ks/war/him/top/JPR)

Baca Juga