Beranda Bogor Raya

Kasus Perusakan Rumah di Citeureup, Polisi Minta Warga Menahan Diri

Ilustrasi

CITEUREUP-RADAR BOGOR, Polsek Citeureup, masih berusaha memediasi kasus pengerusakan terhadap rumah warga di Kampung Pasir Angin, Desa Pasir Mukti, Kecamatan Citeureup, beberapa hari lalu. Aksi main hakim sendiri yang dilakukan sekitar 40 warga ini dipicu isu perselingkuhan yang dilakukan AS dengan IH.

“Saya heran. Kok suaminya berinisial DD diam saja. Diperiksa saja, suaminya bikin bingung polisi. Katanya itu guru. Guru apa,” ujar AP, tetangga korban yang menjadi saksi di kantor kepolisian.

Dia mengatakan, lelaki yang diduga selingkuhan istri DD itu sering kali terlihat datang dan tak kenal waktu ke rumahnya. Terkadang warga memergokinya tengah malam. “Ngapain malam-malam di sana coba. Ini sudah janggal bagi warga,” katanya.

Makanya, warga menuntut kepolisian bersikap adil dalam menyikapin kasus tersebut. Artinya, bisa membuktikan dibalik penyebab pengerusakan akibat kemarahan warga. “Silahkan tanya warga yang lain agar bisa mengetahui banyak informasi karena kasus ini membingungkan,” ucapnya.

Menanggapi permohonan warga, Kapolsek Citeureup, Kompol Darwan Hasan berjanji akan menyelesaikan kasus tersebut. Namun, Kapolsek menegaskan agar warga tidak termakan kabar yang belum bisa dibuktikan. Sisi lain, warga harus berfikir panjang untuk bertindak sewena-wena.

“Termasuk, dua orang yang kami tahan. Kami cari tahu juga laporan warga. Namun, buktinya mereka (warga yang ditahan, red) menyesal atas pengerusakan ini,” kata Kapolsek. (don/c)

Baca Juga