Beranda Bogor Raya

Sering Didemo Warga, Pembangunan Jalur Tambang di Kabupaten Bogor Belum Jelas

RUSAK PARAH: Akibat tingginya lalulintas truk tambang membuat kerusakan Jalan Raya Parungpanjang kian parah.

CIBINONG-RADAR BOGOR, Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah memutuskan untuk pembangunan Jalan Tambang di Kabupaten Bogor. Rencana ini masuk dalam perencanaan jangka menengah pembangunan Pemprov Jabar. Namun, hingga sekarang perancanaannya belum jelas.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bogor, Yani Hasan menjelaskan, untuk menyusun pembangunan jalan baru suatu wilayah bukan hal mudah. Pasalnya, perlu terlebih dahulu membuat kajian mendalam. Terlebih, yang dibuat adalah jalur tambang.

“Pembangunan jalan baru itu tidak seperti membangun jalan di depan rumah. Harus ada kajian, rutenya kemana saja, lalu aman atau tidak membangun jalan tersebut,” ujarnya kepada Radar Bogor.

Meski begitu, mereka sudah melakukan komunikasi intens dengan Pemprov Jabar guna terwujudnya pembangunan jalur tambang. “Sudah (komunikasi), cuma belum ada target kapan akan dilaksanakan,” ungkapnya.

Rencana pembangunan jalan khusus tambang di kawasan pertambangan wilayah Utara Kabupaten Bogor, yakni Parung Panjang, Rumpin, dan Gunungsindur dikarenakan kerusakan lingkungan yang sudah tak bisa lagi ditolerir.

Bahkan, aksi demo juga berkali-kali dilakukan warga untuk meminta perhatian dan keadilan kepada pemerintah khususnya Pemerintah Kabupaten Bogor.(fik)

Baca Juga