Beranda Berita Utama

Panik Ada Gempa, Dua Ibu Berlari ke Luar Rumah Tanpa BH

Penampakan gapura yang rubuh akibat gempa jatim dan Bali dini hari 6,3 SR. Tiga warga Sumenep, Madura dipastikan meninggal dunia akibat kejadian ini. (BNPB)

BALI-RADAR BOGOR, Gempa berkekuatan 6,4 SR di sebelah utara Situbondo, Jawa Timur terasa sangat kuat di wilayah Bali, khususnya di Kabupaten Jembrana. Bahkan, lindu yang terjadi pada Kamis (11/10/2018) dini hari itu menimbulkan kerusakan di banyak bangunan.

Laman Radar Bali mengabarkan, rumah-rumah warga di Mendoyo, Jembrana, rusak karena terimbas gempa. Situbondo. Warga yang sedang tidur pulas pun berhamburan ke luar rumah.

Mereka segera berkumpul di halaman rumah masing-masing. Ada pula yang berkumpul di jalan dekat rumah mereka.

Bahkan, karena saking kaget dan panik, ada yang ke luar dengan pakaian seadanya. Dua orang ibu-ibu berlari ke luar rumah tanpa mengenakan baju alias bertelanjang dada.

Baru sekitar 30 menit kemudian dua orang ibu rumah tangga itu menyadari kondisinya. Mereka lantas bergegas pulang mengambil baju.

Kepala BPBD Jembrana I Ketut Eko Susilo Permana mengatakan, pihaknya masih mendata dampak gempa. ‚ÄúSementara tidak ada korban jiwa atau luka. Hanya kerusakan rumah dan fasilitas lainnya,” ujarnya.

Berdasar laporan sementara, rumah milik warga bernama Pariana Wijaya, Komang Ariyanta dan Gadung di Banjar Pasar, Desa Yehembang, Mendoro mengalami kerusakan. Bangunan SD N 1 Loloan Timur di Kecamatan Jembrana mengalami kerusakan.

Genteng SMPN 3 Negara juga berjatuhan akibat gempa. Di Kecamatan Negara tercatat ada 16 titik kerusakan di sejumlah desa dan kelurahan.

Rata-rata kerusakan pada tembok rumah, pagar dan genteng yang berjatuhan. Kerusakan terparah terjadi di Candi Bentar, depan kantor Samsat Jembrana.(rb/bas)

Baca Juga